Jolotundo Sudah Bisa Dilewati untuk Perayaan Tahun Baru

Jalan Jolotundo kini sudah siap menampung kendaraan saat perayaan malam tahun baru. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Jalan Jolotundo kini sudah siap menampung kendaraan saat perayaan malam tahun baru. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Jalan Jolotundo kini sudah dapat dilintasi warga yang ingin bertahun baru. Hal itu menyusul sudah selesainya pengerjaan fisik jalan yang menghubungkan Jalan Kartini dan Jalan Gajah sudah rampung pekan lalu.

Pengerjaan jalur yang hampir memakan waktu delapan tahun tersebut sudah berkonstruksi beton dan memiliki median jalan sehingga masyarakat bisa nyaman menembus akses ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Menurut Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminuddin, beberapa persoalan di antaranya adalah adanya warga yang ngotot tidak mau pindah serta proses pembayaran ganti rugi ke Yayasan Masjid Agung Semarang adalah proses akhir yang akan diselesaikan di akhir tahun ini.

“Yang masih kendala memang lahan miliki Masjid Agung Semarang namun saat ini prosesnya kita serahkan pemerintah pusat lalu Kementerian Agama agar dibantu prosedurnya,” ujar Iswar, Selasa (29/12).

Diketahui, molornya jalur Jolotundo ini dikarenakan perencanaan yang berubah, dari konstruksi aspal kemudian diubah menjadi beton. Pengerjaan fisik Jalan Jolotundo sepanjang 750 meter dengan lebar 15 meter dirampungkan dengan anggaran Rp 11 miliar. (ade)

You might also like

Comments are closed.