Jumat Kelabu Sang Pemandu Lagu

METROSEMARANG.COM – Didik Ponco (28) hanya bisa menangis sesenggukan saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Fitria Anggreni di Mapolres Kendal, Jumat (2/3). Dia masih ingat betul bagaimana janda satu anak itu meregang nyawa setelah tangannya menjerat lehernya menggunakan kain.

Infografis: metrosemarang.com/brilianto

“Iya saya menjerat leher korban menggunakan kain selama 20 menit,” ujarnya.

Rekonstruksi itu dimulai dari adegan penjemputan korban menggunakan mobil Avanza. Tersangka menjemput wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu itu pada Jumat (16/2) siang dan diketahui oleh ibu korban.

Korban selanjutnya diajak menuju ke rumahnya di Dusun Krajan, Desa Puguh, Boja. Di dalam rumah tersangka, korban dan dirinya sempat melakukan hubungan badan.

Setelah itu keduanya terlibat cekcok ketika Didik menagih hutang kepada korban. Korban pun akhirnya didorong hingga tersungkur kemudian ditindih menggunakan lutut.

Tak sampai disitu kepala korban dibenturkan di tepi ranjang dan dijerat menggunakan kain. Korban pun akhirnya tewas.

Rekonstruksi kasus pembunuhan pemandu lagu di Kendal. Foto: metrojateng.com

Untuk memastikan korban meninggal, tersangka kembali membelit kepala korban menggunakan jarik selanjutnya dibungkus menggunakan plastik. “Takutnya masih hidup makanya saya belit menggunakan kain dan saya bungkus dengan plastik,” ungkapnya.

Tak mau diketahui oleh banyak orang, selanjutnya mayat Fitria alias Eni di masukkan ke dalam bak mandi selanjutnya ditutup pasir dan dicor dengan semen.

Kasatreskrim polres Kendal AKP Aris Munandar menjelaskan bahwa dalam rekonstruksi yang dilakukan itu memeragakan adegan sebanyak 10 adegan. “Hal itu agar mencocokkan keterangan di berita acara dengan adegan secara riil peristiwa pembunuhan yang dilakukan tersangka,” ujarnya.

Aris menjelaskan setelah melihat rekonstruksi tersebut maka tersangka akan dijerat dengan undang-undang KUHP pasal 338, 339 dan 340.  “Ancaman hukumannya adalah kurungan maksimal seumur hidup,” pungkasnya. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.