Kabur saat Pemberkasan, Tahanan Ini Masih Sempat Curi Motor dalam Pelarian

METROSEMARANG.COM – Seorang tahanan kasus pencurian di Polsek Gajahmungkur Semarang nekat kabur saat sedang dilakukan pemberkasan penyelidikan di kantor polisi setempat. Menariknya, tahanan bernama Aseng tersebut kabur dengan naik taksi menuju arah selatan Jawa Tengah.

Ilustrasi. Tahanan kasus pencurian kabur saat menjalani pemberkasan di Polsek Gajahmungkur. Foto: dok

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji di hadapan awak media mengungkapkan kronologi kejadiannya. Ceritanya berawal saat tahanan tersebut melakukan pemberkasan atas kasusnya di ruang penyidik Satreskrim Polsek Gajahmungkur, Sabtu (5/6) pukul 19.30 WIB kemarin.

Tanpa diduga, Aseng tiba-tiba meloloskan diri saat petugas sedang memproses pemberkasannya.

Abiyoso mengatakan, kaburnya tahanan ini merupakan kelalaian petugas. “Saat petugas mau mengambil kunci tahanan dia posisinya membelakangi pelaku, di saat itulah dia kabur,” ujarnya, Selasa (8/8) siang.

Aseng kemudian berlari menuju pangkalan taksi Atlas tepat di samping Hotel Grand Candi. Jaraknya hanya 2 kilometer dari Polsek Gajahmungkur.

“Naik taksi Atlas menuju Purwodadi. Tapi dia balik lagi ke Semarang, berhenti di Mranggen, menyuruh sopir taksi membeli pulsa dan tanya alamat,” imbuh Abiyoso.

Saat melihat sang sopir lengah, Aseng lalu membawa kabur taksi menuju arah selatan. Abiyoso menyebut taksi yang dibawa kabur Aseng bernomor lambung 191 dengan kode New Atlas Nusantara. Taksi itu milik Nur Eko.

Menurutnya saat dikejar petugasnya,   taksi tersebut ditinggal Aseng di Sleman Yogyakarta pada Senin (7/8) pagi.

Kasus kaburnya tahanan ini menjadi prioritas untuk segera dituntaskan. Pihaknya kini berkordinasi dengan Polsek Mranggen dan instansi terkait.

Tak hanya itu, Asenh juga melakukan tindak kejahatan lainnya setelah sampai di Sleman. Ia berpura-pura mencari hunian indekos, namun ia justru mencuri sebuah sepeda motor.

“Keterangan Polres Sleman, Aseng juga melakukan tindak pidana pencurian motor, laptop dan ponsel di kosan,” katanya.

“Yang bersangkutan diimbau lekas menyerahkan diri sebelum petugas bertindak tegas,” tegasnya.

Atas kasus ini, diakuinya pula petugasnya lengah. Makanya, ia memerintahkan Polsek Gajahmungkur dan Resmob untuk menangkap pelaku. (far/fen)

You might also like

Comments are closed.