Kader Muda NU Dukung Pemakaman Massal Korban 65

Bekas ritual cari nomor togel di makam masal bekas korban 65. Foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya
Makam massal bekas korban 65 di Semarang. Foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Munculnya wacana akan dimakamkan kembali secara layak temuan korban keganasan tahun 1965 di kuburan yang terletak di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, mengundang berbagai reaksi.

Generasi Muda Nahdlatul Ulama (NU) secara penuh mendukung rencana pemakaman ulang para korban yang berjumlah 24 tersebut. Menurutnya, pemakaman ulang sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

”Pemakaman ulang adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan, karena zaman sudah semakin terbuka. Rekonsiliasi dibutuhkan untuk saling memaafkan,” ujar kader muda NU Jateng, Ahmad Dimyati, Senin (24/11).

Dia menambahkan, sebelum dilakukan pembongkaran, masyarakat harus diberikan pemahaman mendasar terlebih dahulu supaya tak salah persepsi. ”Semua pihak terkait harus dilibatkan dalam hal ini,” imbuh Dimyati.

Sementara, Direktur Lembaga Studi Sosial dan Agama (Elsa) Semarang, Tedi Kholiludin, mengatakan, rekonsiliasi seharusnya bukan hanya menjadi tanggung jawab segelintir orang yang peduli, tapi pemerintah pun harus ikut ambil bagian dalam kerja kemanusiaan itu.

“Pemerintah harus ikut andil, ini juga menyangkut hak asasi manusia, mereka pantas dikuburkan secara layak,” tandasnya. (Yas)

You might also like

Comments are closed.