Kadinkes: Jangan Hanya Andalkan BPJS Kesehatan

Yulianto Prabowo Foto: metrosemarang.com
Yulianto Prabowo
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan kini menjadi andalan masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu. Namun sebaiknya masyarakat tidak terlalu mengandalkan BPJS Kesehatan. Masyarakat diminta untuk melakukan langkah pencegahan penyakit.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. Menurutnya, negara sekaya apapun bisa bangkrut jika hanya mengurusi rakyatnya yang sakit.

“Tidak hanya pengobatan pada warga yang sakit, tapi lakukan pencegahan sebelum terjadi sakit. Selain itu, pemerintah juga harus bertanggungjawab untuk meningkatkan kualitas hidup rakyatnya,” kata dia, Jumat (10/4) di Hotel Horison Semarang.

Dalam satu tahun saja, BPJS Kesehatan dalam lingkup provinsi Jawa Tengah diharuskan membayar biaya kepada provider sebanyak enam sampai tujuh triliun.

Oleh karena itu, provider atau rumah sakit juga diharuskan memberikan layanan yang prima. Yulianto mengatakan, akan ada sanksi bagi rumah sakit yang nakal. “Akan ada sanksi dari masyarakat. Selain itu, sanksi yang akan diterima rumah sakit adalah pemutusan kontrak,” tuturnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.