Kalah Bersaing, Hapidin Tinggalkan PSIS

METROSEMARANG.COM – Dua hari jelang kick off Liga 1, PSIS kembali kehilangan pemain. Winger Hapidin memutuskan berpisah dengan skuad Mahesa Jenar karena kurang mendapatkan menit bermain.

Hapidin mundur dari PSIS. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Pemilik nomor panggung 8 itu sudah berpamitan kepada manajemen dan rekan setimnya, Rabu (21/3). Melalui akun Instagram miliknya, @hapidin_8, mantan bintang Persibat Batang juga sudah mengucap perpisahan.

“Saya sudah mundur dari PSIS. Saya sudah pamit dengan manajemen Rabu ini. Selama ini saya merasa kurang menit bermain di tim. Saya ingin pulang dulu ke Bandung untuk sementara. Semoga PSIS meraih prestasi bagus di Liga 1 nanti,” kata Hapidin.

Winger berusia 26 itu gagal bersinar sejak berseragam biru biru. Padahal di klub sebelumnya dia selalu jadi andalan dan sukses membawa Persibat bertahan di Liga 2.

Di PSIS Hapidin kalah bersaing dengan Hari Nur Yulianto dan Bayu Nugroho yang selalu jadi pilihan pelatih saat itu, Subangkit. Selain tiga nama tersebut, pos sayap Mahesa Jenar juga masih ada Arif Yanggi Rahman, Komarudin dan pemain muda, Gustur Cahyo Putro.

Hapidin mencetak satu gol saat PSIS kalah 3-5 di kandang Arema FC, 4 Januari silam. Namun performanya semakin meredup dan menghilang dari daftar starter.

Pemain berkaki kidal ini hanya bermain lima menit saat dimasukkan di menit ke-85 saat menghadapi PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang akhir pekan lalu. Dia masuk menggantikan Akhlidin Israilov.

Sebelumnya, kiper senior Ferdiansyah lebih dulu memutuskan mundur dari PSIS karena ingin fokus mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji. Dengan mundurnya Hapidin, saat ini skuad Mahesa Jenar berisi 30 pemain, termasuk tujuh pemain berusia di bawah 23 tahun.

Terkait mundurnya Hapidin, CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengatakan, dirinya sangat menghormati keputusan pemain.

“Saya juga melihat dia memiliki karakter pemain yang ingin bergerak lebih bebas di lapangan. Sebenarnya dia punya potensi bagus tapi semua sudah dia putuskan dan saya menghormati keputusan tersebut,” tandasnya. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.