Kamera Mungil Ini Tahan Tindihan hingga 200 Kilogram

Sony RX0 II

Kamera ini dapat menangkap setiap momen emosi pada wajah subyek. Dengan pilihan ‘Soft Skin Effect’ dapat digunakan untuk menutupi ketidaksempurnaan kecil pada warna kulit dan keriput

SONY memperkenalkan kamera ringkasnya premium paling kecil dan paling ringan di dunia, RX0 II (model DSC-RX0M2). Kamera ini dirancang berdasarkan kualitas-kualitas dari RX0 yang pertama, yaitu tahan air/tahan debu2, tahan guncangan, tahan tindihan dan sangat ringkas. Sony RX0 II terbaru akan tersedia di Indonesia pada akhir Mei dengan harga Rp 9.999.000.

Model terbaru ini menawarkan perekaman video internal 4K layar LCD yang dapat ditekuk hingga 180 derajat ke atas dan 90 derajat ke bawah dan dapat berfungsi di dalam air serta solusi stabilisasi gambar terbaru untuk perekaman video.

Sony RX0 II akan dipasarkan di Indonesia mulai akhir Mei 2019 dengan harga Rp 9 jutaan. (Foto: dokumentasi)

Pada inti dari RX0 II terdapat sensor gambar bertumpuk tipe 1.0 15,3 megapixel Exmor RS serta mesin prosesor gambar BIONZ X yang memberikan reproduksi warna yang telah diperkaya dan dapat menghasilkan warna kulit yang indah. Kombinasi yang ampuh ini telah dioptimalkan untuk menghasilkan performa yang sangat cepat dan kualitas gambar yang menawan untuk foto maupun video dengan pilihan sensitivitas luas, yaitu ISO 8011 – 12800. Lensa wide-angle fixed ZEISS Tessar T* 24mm3 F4.0 memilki jarak fokus minimal yang telah diperpendek menjadi 20cm, membuatnya sempurna untuk selfie dan foto di atas meja.

Untuk Semua Kondisi

Sony RX0 II adalah kamera yang dapat dibawa ke tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kamera lain. Dengan ukuran hanya 59mm x 40,5mm x 35mm dan dengan berat hanya 132g, RX0 II dapat dengan mudah masuk ke dalam kantong dan tahan banting. Kamera ini tahan air hingga kedalaman 10 meter, anti debu, anti guncangan dan tahan tindihan hingga tekanan seberat 200kg.

“Kami telah menambahkan fitur dan fungsi baru yang menurut kami membuat RX0 II kamera ideal untuk tipe perjalanan apa pun dan akan bekerja dengan baik sebagai kamera foto maupun video untuk jangkauan skenario pengambilan foto dan vlog yang sangat luas,” President Director, Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama, Jumat (26/4/2019).

Tim Manajemen Sony bersama para Vloggers Pembicara. (foto: dokumentasi)

Perekaman Kualitas Tinggi

Sony RX0 II memiliki perekaman video internal berkualitas 30p 4K dengan pixel readout penuh dan tanpa pixel binning untuk mengumpulkan sekitar 1,7 kali jumlah data yang dibutuhkan untuk video 4K. Oversampling ini mengurangi munculnya moire dan jaggies serta menghasilkan video 4K yang halus dan berkualitas tinggi dengan detil dan kedalaman yang luar biasa. Dengan aplikasi seluler “Imaging Edge” terbaru, video dapat ditransfer ke smartphone, diedit dan dikirim dengan mudah ke media sosial.

Sony RX0 II memperkenalkan stabilisasi elektronik in-body untuk pengambilan video yang stabil meskipun video diambil saat kamera digenggam. Video dapat diperkaya jika diekspor ke smartphone atau tablet yang menggunakan aplikasi ‘Movie Edit add-on’16 di mana informasi tambahan yang tertangkap saat perekaman video dapat diproses untuk menghasilkan video dengan kehalusan seperti menggunakan gimbal.

Fitur tambahan baru yang dapat diakses menggunakan Sony “Movie Edit add-on” adalah “Intelligent Framing” di mana subyek yang terpilih tetap berada di tengah frame dan distorsi gambar dikoreksi pada editan akhir. Tergantung di mana video akan dibagikan, rasio aspek yang dibutuhkan dapat dipilih.

Fitur film tambahan pada Sony RX0 II termasuk perekaman video Super Slow Motion hingga 1.000 fps, hasil 4K HDMI yang tidak terkompresi dan perekaman film proxy dalam waktu bersamaan.

Fotografi Presisi

Kamera ini mengedepankan Anti-distortion Shutter hinga 1/32.000 detik dan dapat mengambil gambar hingga 16 fps untuk menangkap setiap momen emosi pada wajah subyek. Dengan pilihan ‘Soft Skin Effect’ dapat digunakan untuk menutupi ketidaksempurnaan kecil pada warna kulit dan keriput. Fungsi Rating dan Protect dapat digunakan pada kamera dan tampilan kelompok gambar yang telah difoto secara terus-menerus dapat dilihat di kamera.

Eye AF milik Sony, yang sangat populer diantara para fotografer di seluruh dunia, telah ditingkatkan pada kamera RX0 II. Kecepatan, ketepatan dan operasi Eye AF telah diperbarui untuk membuatnya lebih mudah mengambil foto yang menawan. Setengah penekanan tombol shutter akan mengunci langsung pada mata subyek. Mata yang difokuskan dapat dipilih (kiri/kanan/auto) di menu atau ditetapkan pada tombol khusus, agar pengguna dapat berkonsentrasi pada komposisi.

Kamera ini dapat diatur untuk pengambilan gambar interval dan hasilnya dapat disunting menjadi video time-lapse yang indah dengan menggunakan “viewer” aplikasi komputer “Imaging Edge” milik Sony. (*)

Comments are closed.