Kamis Jawi, Wali Kota Sambut Tamu Tidak Gunakan Bahasa Jawa

Wali Kota Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan di acara Peresmian Kota Semarang sebagai Daerah Tertib Ukur. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Wali Kota Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan di acara Peresmian Kota Semarang sebagai Daerah Tertib Ukur. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi tidak menggunakan bahasa jawa dalam sambutannya di acara Peresmian Kota Semarang sebagai Daerah Tertib Ukur pada Kamis (20/11). Ini dikarenakan banyak undangan dari Aceh, Jakarta, Sumatera dan daerah lain.

Diketahui sebelumnya , bahwa setiap Kamis setiap personel pemerintahan menggunakan bahasa Jawa sebagai alat komunikasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak tamu undangan untuk mengenal kota Semarang dan Lawang Sewu. “Lawang Sewu ini kalau siang pintunya ada 999. Tapi kalau malam jadi 1000. Tidak percaya? Hitung sendiri,” canda Wali Kota yang disampaikan kepada para tamu.

Kemudian disambut tawa audiens dan suasana berubah menjadi lebih cair. Selanjutnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmoko juga membacakan sambutan dengan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. (ade)

You might also like

Comments are closed.