Kampanye Stop Bullying, Beckham Mampir ke Semarang

METROSEMARANG.COM – Warga RT 03/RW IV, Kampung Pancursari, Kelurahan Tandang, Tembalang Semarang dikejutkan kedatangan tamu istimewa pada Selasa (27/3).

Beckham bersama salah seorang pelajar SMP di Semarang. Foto: Instagram @davidbeckham

Tamu yang dimaksud itu tak lain adalah mega bintang sepakbola asal Inggris, David Beckham. Beck, panggilannya tiba-tiba menyambangi rumah Ego Yulianto, bocah berusia 17 tahun yang duduk di bangku kelas VIII SMP Negeri 17.

Beckham datang sebagai duta Unicef, organisasi PBB untuk bantuan kesejahteraan kepada perempuan dan anak. Beck tengah gencar mengamanyekan stop perundungan.

Yang membuat warga sekitar semringah ialah momentum saat Beckham mengajak Ego bermain sepakbola di sekolahannya.

“Saya terkejut kok tiba-tiba banyak bule yang kemari. Ternyata David Beckham. Orangnya ganteng putih, badannya penuh tato,” ujar Sudarto, warga setempat.

Kendati mendapat momen istimewa, Sudarto mengaku tidak sempat mengabadikan melalui kamera ponsel. “Kami mau motret Beckham, tapi enggak boleh oleh pengawalnya. Hanya pihak mereka saja yang diizinkan memotret,” akunya.

Ego selama ini tinggal berdua dengan sang nenek. Wagimah, nenek Ego mengatakan Beckham juga berbincang dengan Ego. Mantan punggawa Manchester United itu sempat bertanya kepada cucunya apa saja yang dikerjakan seusai pulang sekolah.

“Ya, dia jawab bantuin neneknya buat tas keranjang ini,” kata Wagimah, sembari menunjukan tas keranjang buatannya.

Walau begitu, kunjungan Beckham ke rumah Ego itu tidak berkaitan dengan sepak bola. Ego bukanlah pemain berbakat dengan segudang prestasi.

Ego disambangi Beckham karena prestasinya di sekolah. Ia siswa yang berprestasi dan memiliki keterbatasan ekonomi atau tidak mampu.

“Semenjak kecil, ia tidak mengenal ayahnya dan ibunya pun pergi entah kemana,”.

Di rumah berlantai plester itu, Wagimah sibuk membuat kerajinan tas anyam dari plastik. Setiap tas yang ia buat dijual seharga Rp 9.500-Rp10.000.

“Mau dapat uang dari mana kalau enggak jual tas ini. Anak-anak saya yang sudah bekerja dan tinggal terpisah juga enggak pernah kasih bantuan,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.