Kampanye Tertib Lalu Lintas, Polisi Sambangi Klub Otomotif Semarang

Sosialisasi keselamatan lalu lintas di Jalan Pahlawan, Kamis (29/10) malam. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Sosialisasi keselamatan lalu lintas di Jalan Pahlawan, Kamis (29/10) malam. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

 

METROSEMARANG.COM – Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang memberikan penyuluhan berkendara secara langsung kepada puluhan klub otomotif yang sedang asyik nongkrong di Jalan Pahlawan, Kamis (29/10) malam.

Penyuluhan dadakan tersebut digelar sebagai bentuk mengkampanyekan keselamatan dalam berkendara. Total ada 45 klub otomotif yang terdiri dari 35 klub motor roda dua dan 10 klub mobil di Kota Semarang.

Sejumlah petugas berpakaian lengkap terlihat langsung mendekati salah satu klub motor. Petugas langsung berkenalan dan membuat diskusi kecil dan memberikan penyuluhan soal keselamatan berkendara.

“Oh ya, kalau perpanjang SIM itu minimal telat berapa minggu, kalau dua minggu masih bisa?” tanya salah seorang anggota Semarang Touring Comunity (STC). “Masih bisa, asalkan belum lebih dari sebulan,” jawab petugas.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polrestabes Semarang juga menggandeng mereka agar tidak ikut-ikutan balap liar di jalanan. Sebab, pelaku balap liar selama ini diketahui bukan berasal dari klub-klub dari anggota FKPM.

“Kami minta agar anggota FKPM dan klub otomotif lainnya tidak ikut-ikutan balap liar. Ini juga bagian dari Operasi Zebra Candi 2015 yang sudah berlangsung delapan hari,” ucap Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Pungki Bhuana di sela-sela memberikan penyuluhan.

Sementara itu, hingga saat ini pihaknya mengaku juga sudah melakukan 2.695 penilangan. Sebanyak 165 terindikasi terlibat balap liar. Sedangkan 86 sepeda motor di antaranya diamankan sampai selesai sidang tilang di pengadilan.

“Motor yang digunakan untuk balap liar itu kelihatan. Tampilannya protolan dan tak standar,” tandasnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.