Kampung Bahari Tambaklorok Ditarget Rampung Akhir Tahun Ini

METROSEMARANG.COM –  Pembangunan Kampung Bahari Tambaklorok di Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara yang dimulai sejak 2016 ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Berbagai persoalan yang membelit pelaksanaan proyek tersebut diklaim telah dapat diurai.

Walikota Hendrar Prihadi meninjau pembangunan jalan proyek Kampung Bahari Tambaklorok di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, Rabu (21/2). Foto: istimewa

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, untuk menyelesaikan berbagai persoalan pada pelaksanaan proyek Kampung Bahari pihaknya telah turun langsung dan mendengarkan aspirasi langsung dan permintaan dari warga Tambaklorok dan sekitarnya.

‘’Persoalanya hanya butuh sosialisasi yang intens ke masyarakat, kita yakinkan terus kepada sedulur-sedulur di Tambak Lorok bahwa pembangunan ini akan mempercantik Tambaklorok menjadi lebih sehat, lebih nyaman, dan dapat menarik wisatawan,’’ terangnya saat meninjau di proyek Kampung Bahari Tambaklorok, Rabu (21/2).

Hendi, sapaan karibnya, membeberkan salah satu persoalan adalah terkait proses pembangunan pasar, dimana para pedagang pada awalnya menolak untuk relokasi.

‘’Alhamdulillah, sedulur-sedulur pedagang yang tadinya menolak, hari ini sudah mulai bergeser ke tempat relokasi, dan infonya besok Minggu malam akan tasyakuran, untuk kemudian Senin akan pindah semua ke pasar relokasi,’’ ujarnya.

Selain itu, Hendi menuturkan persoalan lainnya adalah terkait pembebasan lahan dan rumah yang akan berfungsi sebagai akses menuju dermaga, dengan panjang 378 meter dan lebar 20 meter.

‘’Untuk pengerjaan jalan juga Alhamdulillah hari ini sudah bisa terus dikerjakan. Kalau dulu ada beberapa warga tidak mau dibebaskan (rumahnya), hari ini semua sudah mau menerima, dan akan kita bayar penggantiannya pada bulan Oktober melalui APBDP Pemerintah Kota Semarang,’’ katanya.

‘’Sedangkan untuk jalannya sendiri sudah mulai dilakukan pembetonan meskipun belum menunjukan progres yang signifikan, tapi kalau hitungan saya sudah 20 persen masuk,’’ pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.