Kapal Kencana II Terbakar, Semua Penumpangnya Dapat Ganti Rugi Rp 2 Juta

METROSEMARANG.COM – Jumlah penumpang yang selamat atas peristiwa kebakaran yang meluluhlantakkan Kapal Motor (KM) Dharma Kencana II di perairan Karimunjawa, Jepara, dipastikan berubah total. Sebab, menurut data yang dihimpun dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas, jumlah penumpang kapal nahas itu mencapai 209 jiwa.

Kepala KSOP Tanjung Emas, Gatot Rooseno memberi keterangan terkait kecelakaan kapal di Karimunjawa. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Rinciannya, ada 132 penumpang dewasa, empat anak-anak, dua bayi, 40 kru kapal dan 31 penumpang vendor mencakup penjaja makanan dan cleaning service.

Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (DLU), Erwin H Poedjono, sebagai pemilik kapal menyatakan semua penumpang Kapal Kirana II dalam waktu dekat mendapat ganti rugi akibat musibah tersebut.

“Setiap orang mendapat ganti rugi Rp 1 juta sampai Rp 2 juta sebagai pengganti kebutuhan sehari-hari,” tegas Erwin, Senin (30/10).

Sedangkan pihak Jasa Raharja akan memberikan santunan kepada semua penumpang dengan nilai bervariasi.

Erwin menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden ini. Ia bahkan siap memfasilitasi semua kebutuhan penumpang yang dirugikan atas musibah ini.

“Uang saku dan transport juga kita kasih buat mereka. Kita fasilitasi pemberian makanan, penggantian pakaian yang basah selama evakuasi, tempat beristirahat yang layak sama mendata ulang sesuai manifes,” bebernya.

Ia memastikan semua penumpang Kapal Kencana II selamat. Tidak ada luka berarti yang mereka alami. Semalam, sebanyak 209 orang diangkut menuju Pelabuhan Kumai agar dapat beristirahat.

Untuk pagi ini, mereka baru diizinkan melanjutkan perjalanan sampai Pontianak. “Kita lihat jarak tempuh Kumai-Pontianak yang dekat, supaya situasinya tetap terkendali. Mereka boleh milih pakai kapal, pesawat atau moda lainnya yang lebih cepat. Begitupun penumpang yang ingin balik Semarang, kita fasilitasi,” paparnya.

Proses asuransi semua kendaraan yang ikut hangus terbakar di dalam kapal, juga ditanggungnya.

“Kepada seluruh penumpang kami mohon maaf. Kami mengapresiasi kerjasama sangat cepat antara KSOP, regu Basarnas dan Danlanal karena sudah berkoordinasi dengan Kapal Tagut Citra yang membantu penyelamatan pertama kali,” kata Erwin.

Untuk proses investigasinya, lanjut Erwin kini sedang berjalan. Investigasi termasuk memperdalam keterangan para saksi yang berada di atas dek kapal.

“Meski penumpang sempat panik saat dievakuasi, tetapi kami pastikan semuanya baik-baik saja. Tidak ada yang tercebur ke laut. Mereka sudah diselamatkan dengan alat-alat dengan kondisi yang memadai, sudah memakai jaket dan sekoci,” pungkasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.