Kapolrestabes Pastikan Proses Hukum Niko Tetap Berlanjut

Niko tetap terancam hukuman meski sudah bertanggung jawab dengan menikahi korban yang pernah dia cabuli. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Niko tetap terancam hukuman meski sudah bertanggung jawab dengan menikahi korban yang pernah dia cabuli. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Meski sudah resmi menyandang status sebagai suami Nk, namun Supriyanto alias Niko (21) belum sepenuhnya lega. Sebab, proses hukum atas kasus dugaan perkosaan yang dia lakukan tetap berlanjut.

Niko baru saja menyunting Nk (16), gadis yang pernah melaporkannya atas tuduhan perkosaan. Proses akad nikah berlangsung di Masjid Al-Hidayah, kompleks Mapolrestabes Semarang, Rabu (28/1). Kedua belah pihak sudah sepakat menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

Namun, Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono menegaskan, pernikahan tersebut tidak akan menggugurkan status Niko sebagai tersangka. “Kami tetap memberikan kesempatan untuk melangsungkan pernikahan, tapi proses hukum juga tetap akan berlanjut,” tandasnya.

Usai menjalankan akad nikah, mantan mahasiswa Unnes itu harus kembali menghuni ruang tahanan Mapolrestabes Semarang. Selain itu, ancaman hukuman 15 tahun penjara masih menghantui Niko, sesuai jeratan pasal 82 UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan pasal 290 KUHP tentang pencabulan.

Niko ditangkap tak lama setelah Nk melaporkan kasus perkosaan yang dia alami pada 5 Januari 2015. Dalam laporannya, Nk mengaku dicekoki minuman keras sebelum dinodai di mes atlet Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes. Setelahnya, gadis asal Kendal itu ditinggal di depan kantor PDAM Jalan Kelud Raya. (yas)

You might also like

Comments are closed.