Kartika ‘Tike’ Distianti: Galau Dicurhati Lansia

Kartika Distianti Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Kartika Distianti
Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEBAGAI penyiar radio, tentu Kartika Distianti sering mendapat curhatan banyak orang. Curhatan itu pun muncul mulai dari kalangan ABG hingga lanjut usia (lansia).

Selama sekitar dua tahun terjun sebagai penyiar radio di Jatayu FM (JFM) Semarang, gadis yang memiliki nama udara Tike ini mengaku hal yang membuatnya berkesan yakni ketika harus mendengar curhatan dari kalangan lansia.

“Di Radio JFM memang memberi wadah bagi semua kalangan yang ingin mengungkapkan isi hatinya sekaligus request lagu, tak terkecuali bagi para lansia” katanya kepada metrosemarang.com, Selasa (14/4).

Diterangkannya, curhatan para lansia kebanyakan lebih pada pengalaman-pengalaman masa silamnya. Tak jarang pula mereka curhat karena merasa kesepian saat sendirian di rumah.

“Biasanya untuk para lansia curhatnya lewat telepon, sekitar pukul 07.00-11.00 WIB. Ceritanya aneh-aneh, ada yang kangen mantan pacarnya, terus cerita pacarnya dulu meninggal dan lain-lain. Kadang aku jadi ikut galau dengarnya,” bebernya sambil tersenyum.

Para lansia yang curhat kepadanya pun tak hanya berasal dari Semarang, melainkan juga dari Jakarta, Yogyakarta, Salatiga, Demak, Kendal, dan Purwodadi. “Itu sesuai jaringan radio kami yang sekarang sudah bertambah luas,” tambahnya.

Meski hanya sekadar sebagai pendengar curhatan dari banyak orang, namun menjadi kebanggaan tersendiri bagi dara kelahiran Semarang 21 tahun itu. Selain itu, dengan sering mendengar curhatan seseorang diakuinya bisa menambah wawasan.

“Gak semua orang bisa dipercaya buat tempat curhat seseorang. Ya itu keuntungan jadi penyiar radio, bisa menghibur sekaligus cari pahala,” imbuh penyuka warna biru itu. (ans)

Comments are closed.