Kasus Kekerasan dan Anak Harus Diselesaikan Lintas Sektoral

METROSEMARANG.COM – Upaya menyelesaikan permasalahan gender, perlindungan perempuan dan anak, serta keluarga berencana harus dilakukan lintas sektoral. Dengan begitu program dan kegiatan untuk membangun keluarga bahagia sejahtera dapat terwujud.

Rakor Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (7/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kegiatan untuk menyelesaikan masalah itu dapat dilaksanakan di berbagai tatanan pemerintah dan masyarakat. Asisten IV Setda Kota Semarang, Agustin Lusin Dwimawati mengatakan, banyak PR yang dihadapi pemkot terkait kaum perempuan seiring dinamika dan perkembangan zaman.

”Salah satunya yang menjadi PR besar adalah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) khususnya yang menimpa perempuan dan anak-anak,” kata Agustin, saat membuka Rakor Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Semarang di Balai Kota, Rabu (7/12).

Kegiatan ini diikuti Ketua TP PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi, anggota DPRD, Organisasi Perempuan, dan SKPD terkait di lingkungan pemkot.

Agustis mengajak kaum perempuan di Kota Semarang bisa menunjukkan dan memberdayakan potensinya. Sehingga dapat semakin berkontribusi dalam kemajuan dan pembangunan Kota Semarang.

Sementara itu Tia Hendrar Prihadi meminta, kaum perempuan jangan mau hanya sebagai objek pembangunan. Tapi juga harus bisa menjadi subjek pembangunan. Karena bukan hanya tugas pemerintah tapi juga tugas masyarakat. (duh)

You might also like

Comments are closed.