Kata Sukri Calo Pengadilan seperti Hantu

Imbauan larangan calo di Pengadilan Agama Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Imbauan larangan calo di Pengadilan Agama Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

 

METROSEMARANG.COM – Humas Pengadilan Agama (PA) Kelas 1-A Semarang M Sukri mengingatkan agar masyarakat menghindari calo saat mengurus perceraian. Meski sudah dilakukan pencegahan, ternyata masih belum mampu menghilangkan calo dari pengadilan.

Sukri mengatakan, pihaknya sudah berusaha memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengurus proses perceraiannya secara mandiri. Tapi, diakuinya, sampai saat ini banyak calo yang berada di sekitar pengadilan. “Mereka itu bergentayangan kayak hantu,” katanya, saat ditemui di kantornya, Senin (9/11).

Sukri berharap masyarakat tidak gampang terpengaruh oleh para calo yang kerap menakut-nakuti dan seolah-olah tahu bagaimana mengurus perceraian. “Jangan melaui calo, jangan tergiur jika ada orang yang mengiming-imingi bisa mengatur pengadilan dan sebagainya,” katanya memperingatkan.

Sukri menampik dugaan permainan calo dengan oknum hakim. Menurutnya tidak semua orang bisa bertemu dengan hakim di pengadilan. “Itu menghadap saja kalau tidak wartawan nggak boleh,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat bisa menghemat biaya jika mengurus sendiri perceraiannya. Sukri menyampaikan, biaya jika diurus sendiri hanya berkisar Rp 500-ribuan, dibandingkan jika mengurus di calo bisa sampai mencapai jutaan rupiah. (CR-08)

You might also like

Comments are closed.