Keajaiban di balik Makan Siang

Hentikan bermain smartphone sebentar. Ada yang menakjubkan di balik rutinitas makan siang.

Hentikan bermain smartphone sebentar. Ada yang menakjubkan di balik rutinitas makan siang.

Makan siang, lebih sering terjadi bersama-sama. Anda bisa makan siang (lunch) dengan rekan kerja, partner, atau bergabung di antara “orang lain” yang tidak Anda kenal.

Makan siang lebih membuka mata terhadap orang lain, dan ini berarti, membuka diri-sendiri. Secepat apa mereka makan? Apa yang sedang mereka makan? Perbincangan apa yang terjadi?

KEAJAIBAN MAKAN SIANG. Menemukan apa yang di balik pekerjaan dan mencari kebaruan di balik perilaku orang-orang. (Photo : unsplash.com)
KEAJAIBAN MAKAN SIANG. Menemukan apa yang di balik pekerjaan dan mencari kebaruan di balik perilaku orang-orang. (Photo : unsplash.com)

Saya sering makan siang dengan komunitas yang berbeda-beda. Suatu kali, makan siang dengan para wartawan. Mereka punya session “troubleshooting“, mengatasi masalah dalam pekerjaan. Mereka merokok bersama, bercerita tentang cara paketan internet murah, menembus birokrasi tempat hiburan malam, dan tukar-menukar daftar nomor telepon narasumber penting. Pelajaran seperti ini jarang didapatkan dari pelatihan kepenulisan.

Tidak mudah mengumpulkan 7 media berbeda dalam sebuah meja makan, di mana mereka datang atas keinginan sendiri, untuk menjalani rutinitas mengerjakan berita. Tanpa undangan, hanya ajakan. Tanpa kepentingan, hanya “rutinitas”. Keajaiban bagi orang yang ingin tahu bagaimana sebuah berita dibuat. Hanya rutinitas bagi para wartawan media.

Mereka tetap saja menggunakan diksi-diksi “rahasia” tentang apa yang ada di balik berita, namun ketika perbincangan semakin asyik, tidak jarang para wartawan ini bercerita tentang berita yang sesungguhnya, hal-hal yang off the record. Apa yang akan dibaca orang nanti dan besok, sudah ada dalam perbincangan ini.

Atau suatu kali, saya makan siang dengan para mahasiswa di pertengahan acara workshop pengelolaan media online. Komunikasi yang tak tersampaikan dalam session workshop atau diskusi, tiba-tiba bisa meledak dalam acara makan-siang bersama. Dugaan yang terjadi dalam pertemuan formal, terpecahkan semua dalam makan siang. Tidak jarang, terjadi kesepakatan baru untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya. Yang terpenting : kebersamaan dalam memecahkan masalah yang tidak bisa diatasi secara formal.

Makan siang menghancurkan formalitas, memecahkan kebekuan, dan memperlihatkan seperti apa sebenarnya. Pikiran lebih bersedia direvisi terhadap pendapat orang lain, kebersamaan dengan “orang asing” lebih bisa terjadi. Ini sebabnya, makan siang bisa menjadi media untuk melakukan lobi dan deal bisnis.

Smartphone memiliki peran menyampaikan pesan (untuk nge-date), merekam, dan mencatat kemajuan hari ini. Anda bisa memakai fungsi smartphone untuk mencatat, saat makan siang, dengan membuat daftar pertanyaan untuk diri-sendiri.

[box type=”info” align=”left” class=”” width=””]
Saya selalu memikirkan 2 hal selama makan-siang bersama. Pertama, saya harus mendapatkan pengetahuan di luar pekerjaan dari orang-orang ini. Mencari apa yang tidak muncul di balik formalitas mereka selama bekerja. Kedua, saya harus menemukan hal-hal baru dari mereka, untuk menyelesaikan apa yang sedang saya kerjakan. Setiap orang punya pengalaman baru “hari ini”.
[/box]

Berbekal kedua pijakan itu, saya baru tahu kalau ada seorang wartawan berita kriminal dan ekonomi di Semarang yang bisa menceritakan detail tentang modus kejahatan. Dia biasa membuat running news (berita-berlanjut) peristiwa kriminal. Saya bisa memakai cerita-cerita itu untuk menulis cerita fiksi. Orang-orang memiliki keajaiban di balik pekerjaan mereka, rata-rata mereka bersedia menceritakan saat makan siang.

Mungkin saya hanya menukar pemberian mereka dengan perbincangan. Mungkin mereka juga merasa hanya berbincang-bincang di tengah makan-siang bersama. Namun pertukaran saling-menguntungkan lebih mudah terjadi dalam sebuah makan siang.

Tidak hanya bersama rekan kerja. Tidak hanya saat makan siang. Belajar dan melakukan kesepakatan dengan orang lain, bisa juga terjadi saat Anda makan bersama di rumah. [d]

You might also like

Comments are closed.