Kebakaran TPA Jatibarang Butuh Penanganan Khusus

Pemadaman api di TPA Jatibarang memerlukan waktu yang cukup lama. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Pemadaman api di TPA Jatibarang memerlukan waktu yang cukup lama. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Dinas Kebakaran Kota Semarang menganggap  kebakaran yang terjadi di TPA Jatibarang selama beberapa pekan terakhir bukanlah kebakaran biasa. Perlu penanganan khusus untuk menaklukkan api yang menjalar di area seluas 46 hektare tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Dinas Operasional Dinas Kebakaran Kota Semarang, Sumarsono. Menurutnya, untuk memadamkan api di timbunan sampah TPA Jatibarang, diperlukan kerjasama dengan instansi lain.

“Kebakaran TPA Jatibarang adalah kebakaran spesial, harus dilakukan teknik penarikan sampah terlebih dahulu. Untuk mengatasinya, kami sangat membutuhkan bantuan dari dinas kebersihan,” kata Sumarsono kepada metrosemarang.com, Sabtu (11/10).

Dikatakannya, kebakaran TPA Jatibarang diibaratkan seperti pembuatan arang. Menurut dia, percuma jika terus disiram air jika hanya mengenai sisi atas timbunan tersebut. “Timbunan yang terbakar itu seperti ngureng (istilah Jawa teknik pembuatan arang). Untuk itu perlu ditarik dan diratakan terlebih dahulu sebelum disiram,” imbuhnya.

Api mulai membakar beberapa titik di TPA Jatibarang sejak 23 September 2014. Setelah dilakukan penanganan, kebakaran bisa diatasi. Ternyata, penyiraman yang dilakukan hanya berhasil memadamkan bagian permukaan. Sisa bara masih berkobar di bagian bawah. Akibatnya, pada Kamis (9/10) malam, api kembali menjalar di TPA Jatibarang.

Sampai saat ini Dinas Kebakaran Kota Semarang sendiri mengaku sudah ratusan kali mengerahkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi tersebut, namun api juga tak kunjung padam. (yas)

 

 

 

You might also like

Comments are closed.