Kecewa Penetapan UMK, Buruh Kirim Karangan Bunga ke Wali Kota 

METROSEMARANG.COM – Cara unik dilakukan buruh di Kota Semarang sebagai bentuk ketidak puasan atas penetapan Upah Minim Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2018. Yakni dengan mengirimkan karangan bunga untuk Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang.

Aksi simpatik buruh ini dilakukan Jumat siang (24/11) dengan berjalan kaki sambil menuntun sepeda motor dan membawa karangan bunga. Buruh yang tergabung dalam aliansi buruh Kota Semarang ini mendatangi Kantor Walikota Semarang yang berada di Jalan Pemuda.

Dalam orasinya buruh mengungkapkan kekecewaannya atas penetapan UMK tahun 2018 di Kota Semarang yang hanya sebesar Rp2.310.000, atau hanya naik sekitar 8,7% saja dari tahun 2017.

‘’Untuk itulah kami menghadiahkan Walikota Semarang sebuah karangan bunga yang berisi ungkapan turut berduka cita kami atas meninggalnya hati nurani Walikota Semarang Hendra Prihadi,’’ kata Zaenudin, koordinator aksi simpatik buruh.

Menurutnya, buruh kecewa terhadap walikota yang disapa Hendi karena tidak memperdulikan nilai UMK usulan buruh. Dimana buruh berkeinginan UMK sebesar Rp 2,7 juta sesuai hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang telah dilakukan buruh.

Selain mengungkapkan rasa kekecewaanya kepada Walikota Semarang dan Gubernur Jawa Tengah, buruh juga menyatakan sikap mencabut dukungan politiknya kepada pemimpin Kota Semarang dan Jawa Tengah tersebut.

‘’Kami juga menyerukan kepada seluruh buruh di Jawa Tengah untuk tidak memilih pemimpin yang tidak memperhatikan nasib buruh (dalam pemilihan Gubuernur Jateng 2018),’’ katanya.

Zaenudin berharap, UMK tahun 2018 Kota Semarang dapat dilakukan revisi lagi. Jka tidak maka buruh mengancam akan menggugat melalui pengadilan surat keputusan Gubernur Jawa Tengah terkait UMK ini.

Setelah memberikan karangan bunga dan membacakan pernyataan sikapnya di depan kantor Walikota Semarang, buruh melanjutkan aksinya untuk memberikan bunga berkabung ke Gubernur Jawa Tengah di Kantor Gubenur Jalan Pahlawan. (duh)

You might also like

Comments are closed.