Kejar Target 20 Juta Turis, Kemenpar Perkuat Branding Originalitas Wisata

METROSEMARANG.COM – Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat branding sejumlah destinasi wisata di Indonesia yang masih alami agar dapat memikat hati para pelancong mancanegara. Hal ini dilakukan untuk memacu target tingkat kunjungan wisatawan sebanyak 20 juta jiwa hingga akhir 2019 mendatang.

Wisatawan Eropa merapat di Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (10/1). Kementerian Pariwisata menargetkan bisa menggaet 20 juta kunjungan wisatawan sampai 2019 mendatang. Foto: metrosemarang.com/dok

“Tujuan, originalitas, dan waktu promosi serta kunjungan sangat menentukan jumlah kedatangan wisatawan,” ujar Kepala Bidang Komunikasi Media Online Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham, tatkala menghadiri Tripadvisor Insights : Master Class- A Workshop for Digital Training For Destination in Indonesia di Grand Candi Gajahmungkur Semarang, Kamis (18/5).

Penguatan branding keaslian pariwisata Indonesia, kata Martini dapat dipoles melalui penggarapan destinasi yang terukur, originalitas yang kuat serta dab time yang terukur.

Upaya yang ia lakukan saat ini yakni dengan menggiatkan ragam promosi branding, advertising, dan selling. Tak lupa juga ia menguatkan peran insan media untu turut serta memasarkan potensi pariwisata ke seluruh dunia.

“Tak boleh dilupakan peran media, baik berbayar, website, maupun sosial media. Peran besar tentunya dipegang dari sektor digital marketing,” urainya.

Ia menjelaskan daerah tujuan wisata unggulan yang ada saat ini masih terus digali oleh pihaknya. Mulai dari Pulau Surga Bali, Jakarta, Labuan Bajo, trio wisata Jateng mencakup Yogyakarta-Solo-Semarang, Banyuwangi serta trio wisata alam di Bromo-Tengger-Semeru.

Dengan potensi wisata yang beraneka ragam tersebut, ia membidik para pelancong dari Negeri Jiran Malaysia, Singapura, Tiongkok, Australia, Jepang, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.

“Sementara dari Eropa kami ingin menggaet turis Jerman, Prancis, Inggris, dan Belanda,” akunya.

Di tempat yang sama, Matthew Zato, Trip Advisor Sales Manager Destination Marketing Southeasr Asia, menganggap pengalaman jadi tolok ukur keinginan wisatawan saat melakukan perjalanan. Sehingga tren global yang berkembang saat ini harus menjadi perhatian pelaku usaha. (far)

You might also like

Comments are closed.