Kejar Target Rp 6 Miliar, Baznas Semarang Bentuk Unit Pengumpul Zakat

METROSEMARANG.COM – Potensi zakat di Kota Semarang masih cukup tinggi dan belum digali secara maksimal. Karenanya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang membentuk Unit Pengumpul Zakat di setiap kecamatan.

Wali Kota Hendi memberi ucapan selamat kepada Pimpinan Baznas Kota Semarang 2017-2022 di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Jumat (25/8). Foto: metrosemarang.com/dok

Dengan unit ini diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan zakat dari masyarakat. Sebab untuk meningkatkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah perlu sinergi semua elemen termasuk Kecamatan dan KUA ( Kantor Urusan Agama).

‘’Dengan dihimpunnya zakat yang secara maksimal ini, maka akan dapat membantu pemerintah dalam percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Semarang,’’ ujara Ketua Baznas Kota Semarang, Devri Alfiandy, Rabu (1/11).

Unit Pengumpul Zakat akan bertugas sesuai peraturan Baznas Nomer 2 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat. Peraturan ini akan disosialisasikan kepada seluruh anggota unit tersebut.

Tidak hanya di kecamatan dan KUA, harapannya semua elemen nantinya juga bisa dibentuk Unit Pengumpul Zakat. Di kecamatan dan KUA ini harapannya pajak dari pegawai ASN di tingkat kecamatan dan kelurahan yang selama ini belum optimal bisa tergali secara maksimal.

‘’Targetnya bulan Desember 2017 seluruh unit di kecamatan sudah terbentuk. Kemudian di 2018 baru akan lebih dimaksimalkan ke instansi vertikal seperti Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri semarang, Kodim 0733 BS Semarang, Polrestabes, Kejaksaan Tinggi dan sebagainya,’’tegasnya.

Ditambahkan, pihaknya juga akan merambah ke perusahaan-perusahaan swasta atau pengusaha muslim. Sehingga target pengumpulan zakat oleh Baznas yaitu sebesar Rp6 miliar dapat teralisasi. (duh)

You might also like

Comments are closed.