Keluhan Sopir Angkot Barito: Penumpang Sepi, Mobil Keropos Terendam Rob

Kondisi Jalan Barito yang terendam rob, Selasa (23/2). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Kondisi Jalan Barito yang terendam rob, Selasa (23/2). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Terjangan banjir rob yang menggenangi Jalan Barito Kelurahan Melatiharjo yang sudah bertahun-tahun tak hanya merugikan warga sekitar lokasi. Kondisi tersebut juga dikeluhkan para sopir angkot jurusan Papandayan-Barito yang setiap hari melintas jalan tersebut.

“Banjir rob ini sudah bertahun-tahun, kalau nggak salah sejak jaman Wali Kota Sukawi,” kata Niko, salah satu sopir angkot yang mangkal di terminal 2 beberapa meter dari genangan banjir rob, Selasa (23/2)

Tak hanya sepi penumpang, para sopir angkot pun harus menanggung risiko badan mobilnya keropos akibat sering melewati banjir rob. Sambil menunjukkan bemper angkotnya yang keropos, Niko pun mengeluh karena harus memutar arah saat hujan lebat tiba. Hal ini karena jalan itu tak bisa dilewati karena genangan semakin tinggi.

“Kalau hujan nggak bisa dilewati. Angkot sampai muter lewat kampung sebelah, karena kira-kira banjirnya sampai lutut. Kalau memaksa lewat nanti mati mesinnya,” sambung Niko.

Hal yang sama juga dirasakan Tugino, mantan ketua paguyuban angkutan di wilayah tersebut. Dia mengeluhkan tak adanya perhatian dari pemerintah, padahal kondisi genangan sudah berlangsung bertahun-tahun dan sangat meresahkan warga sekitar. Pihaknya sempat berkomunikasi dengan kelurahan namun hanya janji belaka yang diberikan.

“Katanya mau diselesaikan sama kelurahan. Katanya kelurahan mau diselesaikan dengan Pemkot, ternyata nggak ada hasilnya,” cetus Tugino.

Dia berharap, pemerintah segera melakukan tinjauan ke lokasi. Peninggian jalan dan pembangunan saluran air juga sangat mendesak dilakukan. Hal ini karena permukaan jalan lebih rendah dari saluran air. Akibatnya, air meluber ke jalan dan menggenang bertahun-tahun. (din)

You might also like

Comments are closed.