Keluyuran di Kuburan, Enam Pelajar Kendal ‘Dijewer’ Satpol PP

Para pelajar yang diamankan karena keluyuran di kuburan. Foto: metrojateng.com
Para pelajar yang diamankan karena keluyuran di kuburan. Foto: metrojateng.com

METROSEMARANG.COM – Ada-ada saja ulah enam pelajar di Kendal ini. Mereka asyik nongkrong di kompleks pemakaman umum saat jam pelajaran. Sayang, ‘pelarian’ para pelajar ini terendus petugas Satpol PP.

Petugas mendapati para pelajar yang sedang nongkrong di komplek makam di Kaliwungu, Selasa (19/1) siang. “Saat diciduk, mereka semua masih mengenakan baju seragam sekolah. Dua siswa berasal dari sebuah SMK, dua siswa berasal dari SMA, satu siswa SMP di Kendal serta satu siswa SMK berasal dari wilayah Semarang. Rata-rata, mereka membolos sekolah,” kata Kepala Satpol PP Kendal, Toni Ari Wibowo.

Petugas langsung membawa ke enam siswa itu ke kantor Satpol PP guna dilakukan pendataan serta pembinaan. Agar tak mengulangi perbuatannya dengan keluyuran di saat jam pelajaran masih berlangsung.

Satpol PP juga mendatangkan pihak orangtua masing-masing siswa dan perwakilan sekolah. Kehadiran orang tua dan pihak sekolah itu sebagai bentuk pembinaan agar para siswa tersebut tidak melakukan kluyuran pada saat-saat jam sekolah.

DM (16) salah seorang siswa SMK asal wilayah Semarang, mengaku membolos sekolah karena terlambat sekolah. Lalu dirinya memilih nongkrong di area tempat pemakaman umum di wilayah Kaliwungu tersebut.

“Saya akui jujur mbolos sekolah. Sebab, tadi pagi, memang saya sudah telat datang ke sekolahan akibat kena macet. Sehingga tak putuskan ke Kaliwungu dan duduk di area pemakaman yang ada di sana,” kilahnya. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.