Kembangkan Smart City, Pemkot Harus Sosialisasi ke Level RW/RT

METROSEMARANG.COM – Program Smart City di Kota Semarang yang belum berkembang maksimal dinilai karena partisipasi masyarakatnya kurang. Keterlibatan masyarakat dinilai masih minim karena sosialisasi dari pemerintah kota sendiri masih kurang gencar.

Diseminasi Smart City untuk penguatan inovasi daerah yang digelar Bappeda di Balai Kota Semarang.

‘’Sosialisasinya masih minim, sehingga keterlibatan masyarakat dalam membangun konsep Smart City masih kurang. Seharusnya, sosialisasi lebih digencarkan,’’ kata Agus Wibowo, perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Semarang.

Dia merupakan salah stau peserta yang mengikuti acara Diseminasi Smart City untuk penguatan inovasi daerah, yang digelar oleh Bappeda di Balaikota Semarang, Minggu (27/8).

Menurutnya, sebenarnya Konsep Smart City dengan ratusan aplikasi yang dikembangkan oleh Pemkot Semarang ini sangat baik. Dapat memberikan kemudahan bagi pelayanan masyarakat. Karenanya, pihaknya meminta Pemkot agar lebih intens lagi dalam melakukan sosialisasi.

‘’Sosialisasi harus lebih intens hingga ke level RW dan RT, sehingga banyak masyarakat yang akan menikmati keberadaan Smart City,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.