Kemenangan Penting Mahesa Jenar Sebelum Lawan PSPS

METROSEMARANG.COM – Kemenangan atas PS Mojokerto Putra menjaga kans PSIS untuk merebut tiket semifinal Liga 2. Head coach Subangkit menyebut hasil tersebut merupakan buah kerja keras timnya yang sangat disiplin dalam memberi pressure kepada pemain lawan.

Winger PSIS Franky Mahendra mencoba melewati hadangan pemain PSMP. PSIS menang dengan skor 3-0 dan membuka jalan lolos ke semifinal. Foto: metrosemarang.com

PSIS memberi respons positif usai tampil mengecewakan saat kalah dari Persebaya pada laga perdana babak 8 besar Grup Y, Rabu (15/11) silam. Saat itu Haudi Abdillah dkk kecolongan lewat gol Irfan Jaya di awal babak pertama.

Namun, armada Mahesa Jenar tampil lebih solid pada matchday 2 kala meladeni PSMP di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (18/11) malam. PSIS menang dengan skor meyakinkan 3-0 lewat gol-gol Rio Saputro, Aldaeir Makatindu dan Hari Nur Yulianto.

“Pertandingan yang bagus dan kemenangan ini menjadi modal penting untuk lolos ke semifinal. Saya instruksikan agar anak-anak selalu memberi pressure kepada pemain PSMP sehingga lawan tidak bisa mengembangkan permainan,” kata Subangkit, usai pertandingan.

Tekanan yang diberikan pemain PSIS memaksa Indra Setiawan cs tidak leluasa mengalirkan serangan. “Tekanan yang kami berikan membuat pemain PSMP sering membuat kesalahan dan bisa dimanfaatkan menjadi gol,” ujarnya.

Pada laga tersebut Subangkit melakukan rotasi pemain dengan memainkan Adit Wafa, Hari Nur dan Aldaeir sebagai starter. Meski mampu mencetak gol, Hari Nur tak mampu menuntaskan pertandingan dan harus digantikan Franky Mahendra di akhir babak kedua.

Sementara, pelatih PSMP Redi Supriyanto mengakui keunggulan Mahesa Jenar. “Selamat atas kemenangan PSIS. Sebenarnya kami bisa menguasai permainan di 20 menit pertama, tapi setelah dua gol PSIS, cukup mengganggu konsentrasi pemain dan akhirnya lawan bisa cetak gol ketiga,” tukasnya.

Kekalahan tersebut mengubur peluang PSMP lolos ke semifinal. Laskar Mojopahit masih menyisakan satu pertandingan melawan Persebaya, Selasa (21/11) pekan depan.

“Kami akan fight di laga terakhir sekalipun sudah dipastikan tersingkir. Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi dan menyiapkan tim untuk musim depan,” imbuh Redi.

Di Grup Y baru Persebaya yang sudah mengunci tiket lolos ke semifinal. Skuad Bajul Ijo belum kehilangan poin dari dua laga dan mengemas enam angka. Satu tempat lagi akan diperebutkan PSIS dan PSPS yang sama-sama mengoleksi tiga poin.

PSIS sedikit diuntungkan karena mereka unggul selisih gol atas PSPS. Tim Ibukota Jateng setidaknya hanya butuh hasil imbang untuk menemani Persebaya di fase empat besar. (twy)

You might also like

Comments are closed.