Kemenangan PSIS Harus Dibayar Mahal

METROSEMARANG.COM – Kemenangan PSIS atas Persela Lamongan harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami Gustur Cahyo Putro. Winger muda tersebut mendapat cedera kepala usai berbenturan dengan kiper Persela Alex Sander.

Benturan yang mengakibatkan Gustur Cahyo mengalami cedera

Matchday 3 Grup E Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (30/1) sore diwarnai peristiwa horor yang terjadi di menit 42. Gustur Cahyo yang mencoba menyambut crossing dari sisi kanan justru mengalami benturan keras.

Lutut kanan Alex Sander telak menghantam kepala Gustur. Eks PS TNI tersebut seketika langsung terkapar di dalam area penalti Persela. Moment itu sempat membuat panik pemain lainnya dan meminta tim medis segera masuk ke dalam lapangan.

Setelah sekitar lima menit mendapat perawatan, Gustur kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Posisinya digantikan Aldaier Makatindu.

PSIS akhirnya menyudahi pertandingan dengan keunggulan 1-0 lewat gol Bayu Nugroho di menit 55. “Kemenangan ini harus dibayar mahal karena ada pemain kami yang cedera cukup serius,” kata Subangkit, usai laga.

“Dari informasi terakhir, Gustur dalam kondisi sadar tapi harus mendapat jahitan di kepalanya. Kemungkinan dia harus Istirahat sekitar tiga pekan. Mudah-mudahan kondisi Gustur segera membaik,” tandasnya.

Cedera di kepala yang dialami pemain masih menyisakan trauma bagi publik sepakbola nasional. Musim lalu, kiper Persela Khoirul Huda meninggal setelah berbenturan dengan rekannya. Yang terbaru, kiper Bhayangkara FC Awan Setho Raharjo juga mengalami cedera kepala akibat benturan dengan pemain FC Tokyo. (twy)

You might also like

Comments are closed.