Kenaikan Harga Rumah Ditunda

– PAMERAN- Sebanyak 6 pengembang perumahan dan 4 peserta pendukung, turut meramaikan Properti Expo Semarang yang berlangsung di Atrium Mall Paragon Semarang, mulai 6 – 17 Januari 2021. Foto : ist/metrosemarang.com

 

SEMARANG- Para pengembang perumahan di Kota Semarang terpaksa menunda kenaikan harga rumah seiring lesunya permintaan pasar. Padahal, biasanya setiap awal tahun akan terjadi kenaikan harga antara 5-10%.

Ketua Panitia Properti Expo Semarang 2021, Dibya K. Hidayat mengatakan, pandemi Covid-19 yang berdampak pada sektor perekonimian masyarakat memang menjadi alasan utama penundaan kenaikan harga rumah. Pada segmen menengah atas, tak sedikit yang menunda pembelian rumah.

“Harga rumah tidak naik juga daya beli masih rendah. Apalagi kalau dinaikkan,” kata Dibya, disela Pembukaan Properti Expo Semarang 1/2021, di Mall Paragon Semarang, Rabu (7/1/2021).

Dibya pun tak menampik, jika pengembang perumahan saat ini tengah dihadapkan pada situasi yang sulit. Bahkan, harga sejumlah bahan bangunan pun sudah mulai naik.

“Kalau bahan bangunan beberapa sudah naik. Tapi pengembang masih mencoba bertahan dengan harga lama, dengan harapan bisa mendongkrak daya beli,” ujarnya.

Dibya pun mengakui, jika kalangan pengembang perumahan masih tetap optimistis penjualan rumah di tahun 2021 akan segera membaik. Hal tersebut cukup beralasan seiring dimulainya program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah.

“Kita semua berharap penanganan Covid-19 membawa dampak positif yang mampu mendorong laju ekonomi,” tukasnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 selama 2020 memang menjadi tahun yang berat bagi pengembang. Meski begitu, pengembang harus tetap bergerak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor properti.

“Saat ini selain menunda kenaikan harga, berbagai strategi dan promosi terus digencarkan untuk menarik minat masyarakat. Salah satunya melalui Properti Expo Semarang ini yang menjadi pembuka awal tahun,” ungkapnya.

Sementara, Properti Expo Semarang kali ini diikuti oleh 6 pengembang perumahan, yakni Paramount Land, BSB Village, BSB City, Citra Grand Semarang, CitraSun Garden, Griya Lestari, dan diisi 4 peserta pendukung. Pameran berlangsung di Atrium Mall Paragon Semarang, mulai 6 – 17 Januari 2021.

“Kami tidak menargetkan penjualan selama pameran. Cuma berharap pameran awal tahun ini bisa menggairahkan pasar properti dulu,” pungkasnya.(zav)

You might also like

Comments are closed.