Kenaikan PBB Tak Pengaruhi Harga Jual Rumah

METROSEMARANG.COM – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Semarang yang mencapai 30% tidak berpengaruh pada harga rumah. Bahkan, hal itu juga tidak mengurangi minat masyarakat yang ingin memiliki hunian impian.

Pengembang perumahan tipe menengah ke atas mengikuti pameran perumahan Property Expo Semarang III di Mal Paragon Semarang pada 14-25 Maret 2018. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Direktur PT Kini Jaya Indah, Dibya K Hidayat mengatakan, PBB asli biasanya jauh dari standar harga yang pihaknya jual. “Jadi meski PBB naik tidak ada pengaruhnya dengan harga jual. Kami tidak perlu menaikkan harga, tapi kalau untuk harga pokok produksi yang naik mungkin bisa karena pengaruhnya di stok tanah,” ungkapnya saat ditemui di Property Expo Semarang III di Mal Paragon Semarang.

Menurut dia, meski ada kenaikan PBB para pengembang juga tidak bisa menaikan harga semaunya. Hal itu disebabkan karena jika harga telah naik maka tidak akan bisa turun kembali.

“Kami tidak bisa menaikkan harga rumah begitu saja, misalnya dinaikkan lalu diturunkan lagi, karena jika harga sudah naik itu udah enggak bisa turun. Harus hati – hati dalam menaikkan harga, jadi faktor kecil tidak bisa jadi faktor naiknya harga rumah,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 16 pengembang turut andil dalam pameran Property Expo Semarang ke III yang 14-24 Maret 2018.

“Kami optimistis melalui pameran kali ini bisa mendapatkan hasil yang memuaskan, karena harga perumahan untuk kelas menengah ke atas sedang diminati para calon pembeli rumah,” kata Dibya yang juga Ketua Panitia pameran tersebut.

Dia menambahkan, perumahan tipe menengah ke atas dengan harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar di Semarang pasarnya sedang bagus. (ang)

You might also like

Comments are closed.