Kepergok Nyolong Rokok, Arif Ngumpet di Atas Plafon

Tersangka Arif, pencuri rokok yang bersembunyi di plafon (foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya)
Tersangka Arif, pencuri rokok yang bersembunyi di plafon (foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya)

SEMARANG – Sungguh malang nasib yang menimpa  Arif (36), warga Nyangkringan RT 01/RW VIII, Desa Patebon, Kecamatan Patebon, Kendal. Ketika mencuri rokok di sebuah Indomaret di jalan Brotojoyo Raya II A, Plombokan, Semarang Utara, aksinya justru terhenti lantaran kepergok seorang warga yang tidak sengaja lewat di lokasi kejadian

Aksi pencurian yang dilakukan Arif pada Minggu (26/10) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari itu, sungguh dramatis. Pasalnya, bingung untuk melarikan diri, ia justru ketakutan dan bersembunyi di atas plafon tempat ia mencuri.

Saat itu awalnya Kimin (69), warga sekitar, tidak sengaja mendengar suara gaduh dari luar toko Indomaret. Dia penasaran, lalu mencoba mengecek sumber suara tersebut. Ia pun kemudian memberitahukan temuannya kepada pemilik toko, Thian Kusuma, pria berusia 24 tahun yang tinggal di RT 02/RW II, Dukuh Dudukan, Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen.

Tak lama kemudian, warga lainnya yang mulai berdatangan, melaporkan hal itu kepada petugas piket di Mapolsek Semarang Utara. Saat petugas datang untuk mengecek dan membuka kunci toko Indomaret ternyata di dalamnya sudah terjadi sejumlah kerusakan pada bagian atap platfon bangunan dan barang-barang toko berantakan.

Alhasil saat Petugas mengecek di atas plafon, Arif ditemukan sedang meringkuk di dalam atap plafon. Tak hanya itu saja, dia juga kedapatan membawa belasan slop rokok berbagai merek dalam plastik hitam.

Sementara itu, Wakapolsek Semarang Utara, Kompol Rudy M, mengatakan, pria pengangguran tersebut diketahui bersembunyi dalam plafon toko Indomaret mulai pukul 03.00 WIB-05.00 WIB pagi. “Jadi selama dua jam dia ngumpet di situ. Penangkapan terhadap pelaku, berawal dari suara gaduh di atas bangunan toko,” tuturnya, Senin (27/10) siang.

Atas perbuatannya, lanjut dia, pelaku kemudian diringkus bersama barang buktinya. Untuk saat ini, semua barang buktinya berupa belasan slop rokok berbagai merek senilai Rp 6 juta disita petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Yas)

You might also like

Comments are closed.