Ketahuan Merokok di Kompleks Balai Kota, 30 Orang Diciduk Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 30 orang terjaring operasi penindakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang di komplek Balai Kota Semarang, Kamis (21/12). Mereka merupakan pegawai pemerintahan dan tamu pemerintah kota.

Razia perokok di Kompleks Balai Kota Semarang, Kamis (21/12). Foto: metrosemarang.com/istimewa

Mereka melanggar karena kedapatan sedang merokok bukan di tempat yang disediakan di area balaikota. Dan langsung diamankan serta diminta membuat dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

‘’Razia hari ini sasarannya memang pegawai instansi pemerintah, dan kita mendapati 30 orang melanggar Perda KTR,’’ kata Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Semarang, Sudibyo, yang memimpin operasi penindakan.

Dia menegaskan, mereka telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomer 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Intansi pemerintahan termasuk salah satu kawasan yang larangan untuk merokok secara bebas.

Untuk saat ini pihaknya memang hanya memberikan surat pernyataan, tapi mulai tahun 2018 mendatang tidak akan ada lagi surat pernyataan. Bagi para pelanggaran Perda KTR pihaknya akan langsung memberikan sanksi tindak pidana ringan atau tipiring.

‘’Karena kami sudah sering melakukan sosialisasi dan penindakan, pemberlakuan perda juga mulai tahun 2015, tapi kesadaran masyarakat untuk mematuhi perda masih rendah,’’ jelasnya.

Salah satu pelanggar, Kristiyono, mengaku dirinya hanya tamu dan belum mengetahui adanya aturan tentang kawasan tanpa rokok tersebut. Pria asal Kabupaten Temanggung ini mengatakan senang adanya Perda KTR, sehingga langsung bersedia membuat surat pernyataan. ‘’Aturan ini bagus, tentu kami siap mentatinya,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.