Ketemu Hendi, Siswa SMP 9 Keluhkan Banjir di Kaligawe

METROSEMARANG.COM – Jalan Kaligawe di Kecamatan Genuk yang masih sering tergenang banjir dan rob dikeluhkan oleh siswa SMP Negeri 9 Kota Semarang. Jalan yang sering tergenang air tersebut menyebabkan kemacetan sehingga mereka terlambat datang ke sekolah.

Wali Kota Hendi saat berdialog dengan siswa SMPN 9 Kota Semarang, Jumat (28/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu dikeluhkan siswa SMPN 9 Semarang saat kedatangan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk meninjau persiapan ujian nasional di sekolah tersebut, Jumat (28/4). Saat dialog dengan wali kota, Iqbal, siswa kelas IX mengatakan, Jalan Kaligawe masih sering tergenang rob dan banjir terutama saat hujan deras.

”Akibat jalan tergenang banjir dan rob lalu lintas kendaraan yang kami naiki menjadi macet, sehingga kami menjadi terlambat sampai ke sekolah,” ujarnya mengeluh kepada wali kota.

Siswa yang rumahnya beralamat di daerah Kecamatan Genuk ini meminta, Pemerintah Kota Semarang untuk segera menangani dan menyelesaikan banjir dan rob tersebut. Apalagi permasalahan ini sudah cukup lama terjadi.

Hendi, sapaan wali kota, langsung memberikan tanggapan. Bahwa Pemkot Semarang saat ini sudah action melakukan kegiatan menyelesaikan masalah banjir dan rob tersebut. Saat ini sudah mulai dilakukan pembuatan embung di 3 titik yaitu di Trimulyo, Kaligawe dan Karangroto Kecamatan Genuk.

Pembuatan embung tersebut sudah mulai dibangun dengan anggaran sebesar Rp 500 miliar. Dan akan selesai dalam waktu 2 tahun sehingga diharapkan tahun 2019 daerah Kaligawe dan sekitarnya sudah bebas dan banjir dan rob.

”Selain itu, di daerah Kaligawe juga sedang ada proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Jalan tol ini nantinya juga berfungsi sebagai tanggul rob sehingga rob dan banjir tidak akan masuk lagi ke Jalan Kaligawe,” jelasnya.

Di tahun ini, tambahnya, proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) juga sudah mulai dilelang. Diharapkan bulan Agustus nanti sudah dimulai pekerjaan fisiknya dan diharapkan akan selesai pada 2019. (duh)

You might also like

Comments are closed.