Kian Memanas, Giliran Bupati Kudus Ikut Bertarung di Pilgub Jateng

METROSEMARANG.COM – Bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah semakin memanas. Meski baru akan digelar Juni 2018 mendatang, tetapi para jagoan politik terus bermunculan untuk menyatakan kesiapannya mencalonkan diri jadi bakal calon gubernur.

Musthofa masuk dalam kandidat bursa Cagub Jateng 2018. Foto: dok metrojateng.com

Kali ini, giliran Bupati Kudus, Musthofa pada hari ini, Rabu sore (26/4), yang diusulkan untuk maju di bursa Pilgub 2018. Yang menarik, para pengusung Musthofa mayoritas berasal dari ratusan kader DPC PDIP Kudus. Deklarasi pencalonan Musthofa dibacakan oleh Sekretaris DPC PDIP Kudus, Achmad Yusuf Roni.

Dalam deklarasi pencalonan Musthofa tersebut, Ahmad Yusuf Roni menyatakan masyarakat Jawa Tengah kini butuh pemimpin yang ia sebut sebagai sosok yang ‘Ngajeni lan Ngayemi’.

“Ngajeni yang kita maksudkan adalah pemimpin yang benar-benar bisa nguwongke, menenteramkan hati masyarakat. Bukan pemimpin yang semena-mena yang hanya memberi jargon-jargon politik tanpa contoh yang nyata di lapangan,” kata Yusuf.

Ia juga menerangkan bahwa apa yang dimaksud dengan ‘Ngayemi’ yaitu pemimpin Jawa Tengah yang mampu memberi rasa aman, ayem, damai sehingga bisa menciptakan suasana keamanan yang membawa kedamaian dan ketenteraman.

Deklarasi yang dibubuhi tandatangan dari M Masan sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kudus itu juga menyampaikan, pencalonan Musthofa di bursa Pilgub merupakan kesepakatan yang diusung oleh para pengurus PAC, DPC dan kader-kader partai banteng moncong putih yang berembuk sejak kemarin dan hari ini.

Musthofa, kata Yusuf juga dianggap berhasil membawa kemajuan bagi Kota Kretek selama dua periode dibawah kepemimpinannya. “Musthofa terbukti bisa melakukan inovasi inovasi bagi masyarakat,” cetusnya.

Karena itulah, pihaknya akan membawa dukungan pencalonan Musthofa kepada petinggi DPP PDIP di Jakarta. “Dengan segala hormat agar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengabulkan permohonan kami,” sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, selain Musthofa, beberapa nama terus bermunculan jelang Pilgub Jateng. Seperti Ahmadi yang digodok oleh PKS, Wisnu Suhardono yang diusung oleh Golkar. Tim KPU Jateng sehari kemarin juga menyebut sudah ada seorang calon yang siap maju lewat jalur independen. (far)

You might also like

Comments are closed.