Kios PKL Barito di Rejosari dan Sawah Besar Dibongkar Paksa

METROSEMARANG.COM – Dinas Perdagangan Kota Semarang membongkar paksa bangunan kios milik para PKL Barito yang berada di Kelurahan Rejosari dan Sawah Besar, Rabu (21/2).

Petugas membongkar bangunan kios PKL Barito di Rejosari dan Sawah Besar, Rabu (21/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Pembongkaran paksa ini dilakukan lantaran pedagang dinilai tidak mengindahkan batas akhir pembongkaran sendiri yang diberikan oleh Dinas Perdagangan pada tanggal 20 Februari 2018 kemarin.

Puluhan petugas dari Dinas Perdagangan Kota Semarang yang datang langsung melakukan pembongkaran kios pedagang di Jalan Barito Semarang. Satu persatu kios pedagang dirobohkan oleh petugas yang didampingi aparat Satpol PP, Kepolisian serta TNI.

Namun di tengah pembongkaran, sejumlah pedagang yang tidak terima kiosnya dibongkar paksa mencoba menghentikan aksi petugas. Alhasil suasana sempat memanas, hingga membuat petugas dan para pedagang terlibat cekcok mulut.

‘’Surat pemberitahuan batas waktu pembongkaran tertanggal 21 Februari itu, bukan merupakan batas waktu eksekusi paksa,’’ ucap Dedi, salah seorang pedagang.

Para pedagang mengaku juga berpegangan pada ucapan Wakil Wali Kota Semarang. Dimana pedagang, menurut mereka, masih diperbolehkan menempati kiosnya sembari menunggu jadinya akses jalan di sekitar kios di tempat relokasi, yakni di Pasar Barito Baru atau yang sebelumnya bernama Pasar Klithikan Penggaron.

Guna menghindari keributan lebih lanjut, petugas terpaksa menghentikan eksekusi paksa. Para pedagang akhirnya diberikan toleransi untuk membongkar sendiri kios dagangannya hingga akhir bulan Februari ini.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pembongkaran kios PKL Barito ini sebagai tindak lanjut pembangunan proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Dimana saat ini, katanya, proyek dari Pemerintah Pusat tersebut tengah berlangsung dan memasuki tahap pengukuran dan pengerukan sedimentasi. Proyek ini ditargetkan dapat dipercepat dan selesai di tahun 2018 ini. (duh)

You might also like

Comments are closed.