Kisah Arca dan Patung Angsa yang Terpendam di Balik Air Terjun Gondoriyo

METROSEMARANG.COM – Sebuah arca menyerupai bentuk manusia bersila mencuri perhatian warga Kampung Gondoriyo RT 03/RW 04 tatkala membantu petugas SAR Kota Semarang membersihkan DAS Beringin yang ada di kawasan Curug Gondoriyo. Warga menemukannya sekitar seminggu lalu.

Curug Gondoriyo juga menyimpan misteri terowongan dan patung purbakala. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Kasmadi, warga Kampung Gondoriyo yang mengisahkan perjalanannya menyusuri Curug Gondoriyo mengaku kaget bukan kepalang saat beberapa petugas menemukan sebongkah batu arca di sebuah gua.

“Guanya itu terletak tepat di bawah jaringan peralon air yang ada di seberang air terjun. Kondisinya sangat gelap, tapi saya lihat ada arca di situ,” akunya seraya menunjukkan letak gua yang ia maksud, Senin (27/2).

Ia mengatakan arca yang ditemukan saat itu sebagian sudah rusak. Pada bagian kepala dan tangannya sudah terputus. Entah siapa yang menemukannya, tapi yang jelas arca itu lalu dibersihkan oleh warga. “Sekarang enggak tahu di mana (keberadaan arcanya),” tuturnya.

Gua Curug Gondoriyo, katanya, menyimpan panorama yang luar biasa. Konon, lorong pada gua tersebut terhubung dengan terowongan bawah tanah yang ada di Kaliwungu, Kendal.

Semasa kecilnya dulu di gua Curug Gondoriyo juga ditemukan sebuah patung angsa yang terbuat dari emas murni. Warga tentu terkesima dengan penemuan benda purbakala itu, namun mereka tak bisa berbuat banyak lantaran selama ini tak mendapat pengelolaan maksimal dari Pemkot Semarang.

Curug Gondoriyo, salah satu obyek wisata potensial yang belum digarap maksimal. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Tak cuma itu saja. Kesadaran masyarakat setempat untuk melestarikan kawasan air terjun nan eksotik juga terbilang sangat rendah. Penduduk yang tinggal tak jauh dari air terjun kerap membuang sampah sembarangan.

“Selama ini banyak warga membuang sampah dekat air terjunnya,” katanya.

Ia berharap pemerintah kota segera memberikan fasilitas pendukung untuk menjadikan Curug Gondoriyo jadi ikon ecowisata baru di Semarang. Fasilitas yang perlu diperbaiki yakni jalan setapak, tempat parkir dan fasilitas lainnya. (far)

You might also like

Comments are closed.