Kisah Mistis di Lokasi Penemuan Candi di Jatisari Mijen

Lokasi ditemukannya bangunan candi di Kampung Tempel, Jatisari, Mijen. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Lokasi ditemukannya bangunan candi di Kampung Tempel, Jatisari, Mijen. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

 

METROSEMARANG.COM – Situs candi Hindu di Kampung Tempel RW IV, Kelurahan Jatisari, Mijen ternyata sudah diketahui sejak lama. Muncul cerita-cerita mistis di balik keberadaan candi berukuran sekitar 5×5 meter tersebut.

Ali Imron, mandor peternakan Tlogosari, tempat situs tersebut ditemukan menuturkan, dirinya juga pernah mengalami kejadian aneh, beberapa saat setelah mengunjungi lokasi itu.  Meski tidak secara langsung, namun Ali meyakini peristiwa yang ia alami masih berhubungan dengan candi tersebut.

“Saya pernah tidak sengaja main-main dengan patung sapi (Nandi) yang ada di candi itu. Eh, malamnya saya langsung didatangi dan diseruduk sosok sapi besar sampai jatuh. Saya sangat ketakutan,” kata Ali saat ditemui metrosemarang.com di lokasi candi, Selasa (3/11).

Pengalaman aneh itu bahkan tidak hanya dialami Ali. Sejumlah karyawan di peternakan itu juga pernah mengalami kejadian yang nyaris sama. “Kata orang pintar, ada penunggu wanita cantik dengan barisan pasukan,” imbuhnya.

Selain itu, menurut cerita yang berkembang, candi Hindu yang kini berada di kompleks  peternakan warga itu pernah beberapa kali dipindah namun gagal. Sebab, tiap kali beberapa arca yang terdiri dari arca Nandi (patung sapi), yoni, batu-batu undakan dan lumpang (pahatan kotak dengan lubang tengah) itu dipindah, selalu kembali ke lokasi awal.

Sampai sekarang belum ada penelitian lebih mendalam terkait keberadaan candi di Jatisari tersebut. Diduga, situs ini masih satu rangkaian dengan bangunan candi yang ditemukan di Kampung Duduhan, Mijen. (yas)

 

 

You might also like

Comments are closed.