Kisruh TPS 10 Bandarharjo, KPU Dinilai Lakukan Kejahatan Sistematis

Joko Restu Widodo Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Joko Restu Widodo
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Meskipun hasil rekapitulasi suara sudah disahkan dan disetujui oleh para saksi dan Panwaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang masih menyimpan catatan dalam pelaksanaan Pilwakot 2015. Satu yang menjadi catatan adalah kasus dugaan penggelembungan suara di TPS 10 Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.

“Kami menyetujui hasil angka-angka yang disahkan oleh KPU. Namun ini akan menjadi catatan khusus dan akan tetap kami kawal,” kata tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Joko Restu Widodo, Rabu (16/12) siang usai rapat pleno di Balai Kota Semarang.

Menurut Joko, KPU telah melakukan kejahatan secara sistematis. Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang menyatakan bahwa semua surat suara yang dicurigai digelembunggkan adalah surat suara asli.

Dia mengatakan, Ketua KPPS di TPS 10 Bandarharjo pun dinilai tidak konsekuen dengan apa yang dilaporkan. “Dulu ketua KPPS melaporkan atas nama pribadi. Tetapi setelah dipanggil KPU, dia mencabut laporannya ke Panwaslu. Ini sebenarnya ada apa?” tanya Joko.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mendorong paslon nomor urut 1 untuk melaporkan KPU ke Mahkamah Konstitusi. Sebelumnya, tim Marmo-Zuber juga berencana melaporkan KPU dan pengurus PDI Perjuangan ke Bareskrim Mabes Polri dalam kasus yang sama. (ade)

You might also like

Comments are closed.