Klewer Terbakar, Pedagang Pasar Johar Ikut Was-was

Pedagang Pasar Johar ikut prihatin dengan kebakaran di Pasar Klewer Solo. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Pedagang Pasar Johar ikut prihatin dengan kebakaran di Pasar Klewer Solo. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG  – Musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Klewer Solo, Sabtu (27/12) malam, mengundang keprihatinan pedagang Pasar Johar Semarang. Mereka mengaku was-was karena peristiwa serupa juga bisa saja terjadi di pasar legendaris Kota Lumpia itu.

Seperti yang diungkapkan Silvia Willis (42), salah seorang pedagang di kompleks Pasar Johar Semarang. Menurutnya bencana kebakaran bisa menimpa siapa saja dan kapanpun.

“Ikut prihatin, apalagi sesama pedagang, saya juga kadang was-was kalau di sini juga kebakaran. Saya sudah 18 tahun menempati Pasar Johar, barang dagangan saya juga mudah terbarkar,” tutur pedagang pakaian tersebut kepada metrosemarang.com, Minggu (29/12) siang.

Menurutnya, kebakaran bisa saja dicegah dengan berbagai cara, misalnya merawat kelistrikan dan menyiapkan alat pemadam ringan di setiap sudut pasar. ”

Sayang di sini belum ada Alat Pemadam Api Ringan (APAR) , jadi ya sebisanya kios dijaga masing-masing,” imbuh warga Tlogosari Semarang itu.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lain, Tanti (37) warga Pedurungan. Ia juga menyampaikan keprihatinannya terkait terbakarnya pasar Klewer Solo. Ia berharap pedagang yang tertimpa musibah bisa tabah dan mendapat bantuan dari pemerintah.

“Saya juga kadang ada perasaan takut, karena jalur listrik di sini kurang ada perawatan. Seharusnya kejadian di Klewer menjadi pelajaran bagi kita semua, baik pengelola pasar maupun pedagang,” tandasnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.