KMP Bubar, Gerindra Tegaskan Jadi Oposan Tunggal

Tasyakuran sewindu Partai Gerindra Jawa Tengah, Sabtu (6/2). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Tasyakuran sewindu Partai Gerindra Jawa Tengah, Sabtu (6/2). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Kepastian merapatnya Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar ke pemerintahan Jokowi-JK membuat pamor Koalisi Merah Putih (KMP) semakin memudar.

Saat ini, KMP hanya diisi Gerindra dan PKS. Sementara Golkar besutan Aburizal Bakrie terus memberikan sinyalemen untuk beralih mendukung pemerintah. Langkah partai berlambang beringin ini menyusul dua koleganya, PPP dan PAN yang lebih dulu merapat ke Kabinet Kerja.

Seakan sadar dengan dinamika politik yang terjadi saat ini, sejumlah pengurus Gerindra di tiap daerah terutama Jawa Tengah bahkan menyatakan bahwa secara tidak langsung KMP sudah bubar.

“Dengan kondisi saat ini, keberadaan KMP tidak relevan lagi. KMP sudah bubar,” ungkap Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid, di kantornya Jalan Pamularsih Semarang, Sabtu (6/2).

Lebih lanjut, Wachid menjelaskan bila partainya tidak takut untuk menjadi oposisi sendirian saat mayoritas parpol KMP telah merapat ke Kabinet Kerja. Dengan kata lain, pihaknya mempersilahkan kepada para petinggi PKS apakah tetap loyal jadi oposisi atau berbalik mendukung pemerintah.

“Tapi Gerindra tetap jadi oposisi penuh yang berada di luar pemerintahan Jokowi-JK,” kata Wachid.

Meski begitu, ia menegaskan keputusan menjadi oposan tunggal ini untuk memberikan kontrol secara positif terhadap jalannya pemerintahan Jokowi. “Kita adalah oposisi yang memberikan kontrol positif bagi pemerintah,” ucapnya.

Sambil menjadi oposisi, Gerindra kini juga telah menatap peta perebutan suara di Pilkada serentak tahap II pada 2017. Di Jawa Tengah, Gerindra optimistis meraih kemenangan di lima dari total tujuh daerah peserta Pilkada serentak. Wilayah yang dibidik untuk meraih kemenangan yaitu di Jepara, Brebes, Tegal dan Banjarnegara. (far)

You might also like

Comments are closed.