Komisi C Desak Satpol PP Segel Sumur ABT di Tugurejo

METROSEMARANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menegur pengelola Air Bawah Tanah (ABT) di Kelurahan Tugurejo RT2 RW 2 Kecamatan Tugu karena tidak mengantongi izin dari pemerintah. Teguran tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemanggilan pengelola ke Komisi C DPRD Kota Semarang pekan depan.

Komisi C DPRD Kota Semarang melakukan Sidak ABT ilegal di Tugurejo. Foto: metrosemarang.com/istimewa
Komisi C DPRD Kota Semarang melakukan Sidak ABT ilegal di Tugurejo. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Kadarlusman pemanggilan ini adalah tindak lanjut hasil rapat sebelumnya dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran Komisi C ke beberapa lokasi yang melanggar perizinan, termasuk ABT.

Selain tak berizin, ABT tersebut dikomersilkan atau dijual ke konsumen dengan truk tangki. Menurut Kadarlusman, yang dilakukan pemilik membikin sumur ABT melanggar peraturan daerah. Meski dalam peraturan yang baru kewenangan perizinan ABT  berada di Pemerintah Provinsi. Namun, seharusnya juga melalui rekomendasi dari Pemerintah Kota Semarang.

“Apalagi ABT yang bersangkutan, tidak memliki izin sama sekali dari Pemerintah Provinsi maupun Pemkot Semarang. Melalui kenyataan yang ada ini, kami mendesak pada aparat Satpol PP untuk segera menyegel sumur ABT tersebut, termasuk penghentian operasional. Dari keterangan yang dihimpun Komisi C, sumur ABT tersebut sudah beroperasi sekitar 3 tahun,” papar pria yang akrab disapa Pilus ini, Jumat (6/5).

Pilus menambahkan, keberadaan sumur ABT yang dikomersilkan tersebut juga mengakibatkan kemacetan di Jalan Raya Semarang – Mangkang karena keberadaan truk tangki yang antre dan parkir di pinggir Jalan Raya Tugurejo. (ade)

 

You might also like

Comments are closed.