Komisi D Minta Kegiatan MPLS Hindari Perpeloncoan

METROSEMARANG.COM – Komisi D DPRD Kota Semarang yang membidangi pendidikan mengimbau agar pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru di sekolah menghindari kekerasan. Masa pengenalan harus tidak boleh ada kegiatan perpeloncoan.

Ilustrasi. Kegiatan masa orientasi siswa (MOS) di SMA Negeri 1 tahun 2014. Foto: metrosemarang.com/dok

”Sekarang istilahnya MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) bukan MOS (Masa Orientasi Sekolah). Untuk MPLS, Dewan mengimbau agar siswa baru tidak ada kegiatan perpeloncoan,” kata Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, Senin (17/7).

Pihaknya mengharapkan pelaksanaan MPLS agar diberikan kegiatan yang mendidik dan ilmiah. Jangan memberikan kegiatan dan hukuman yang bersifat fisik yang akan menyebabkan trauma kepada siswa baru tersebut.

”Misalnya untuk kegiatan dan hukuman jangan yang bersifat fisik, bisa semacam membuat karya ilmiah dan kegiatan produktif lainnya,” ujarnya.

Anang mengharapkan agar sekolah dan panitia kegiatan MPLS memberikan rasa nyaman dan aman di sekolah kepada siswa. Supaya peserta didik dapat menuntut ilmu dan meraih cita-citanya.

”Buat mereka nyaman dan aman di sekolah, dalam rangka menuntut ilmu dalam meraih cita-cita mereka,” pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.