Komisi VI DPR RI Minta Jateng Tidak Menerima Beras Impor

METROSEMARANG.COM – Pemerintah wajib memantau dan menjamin ketersediaan, kualitas serta harga sebelas komoditas yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Kunjungan Anggota DPR RI Bambang Haryo Seokartono ke Relokasi Pasar Johar, Jumat (26/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bambang Haryo Soekartono saat berkunjung ke Relokasi Pasar Johar di Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang, Jumat (26/1).

Dia menegaskan, pemantauan wajib dilakukan pemerintah agar tidak terjadi kelangkaan barang yang menyebabkan kenaikan harga sebelas kebutuhan pokok.

Untuk di Relokasi Pasar Johar Kota Semarang, dia mengapresiasi harga sebelas kebutuhan pokok masih relatif lebih rendah dibandingkan di daerah Jawa Timur dan DKI Jakarta.

‘’Dari hasil berdialog dengan pedagang langsungsaat ini untuk harga bawang merah dijual Rp10 ribu/Kg, ayam potong Rp32 ribu/Kg, dan daging sapi Rp100 ribu/Kg,’’ terangnya.

Untuk komoditas beras Bulog masyarakat Semarang juga dapat bernafas lega karena masih terjangkau seharga Rp9.350/Kg. Sedangkan beras premium seharga Rp13 ribu/Kg, lebih mahal Rp500 dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Perdagangan.

“Saya optimis persoalan beras untuk di Jawa Tengah stoknya tidak akan ada kendala, apalagi menjelang panen raya Jawa Tengah ini memiliki 600 ribu hektare sawah, jauh lebih besar dari beras yang akan diimpor Kementrian Perdagangan,’’ katanya.

‘’Saya dorong Jawa Tengah tidak perlu nerima beras import. Harusnya yang dijadikan pedoman (Pemerintah Pusat) bukan hanya ketahanan pangan saja tapi ketahanan pangan yang berkedaulatan,” tegasnya.

Sementara itu terkait tempat Relokasi Pasar Johar, politisi Partai Gerindra itu menilai Pemerintah Kota Semarang telah menyediakan relokasi pedagang korban kebakaran Pasar Johar yang representatif. Selain ada lapak juga disediakan fasilitas seperti musala, kamar mandi, dan alat pemadam kebakaran.

‘’Hanya saya minta ke Dinas Perdagangan agar ada kendaraan yang masuk ke dalam Relokasi Pasar Johar ini, sehingga memudahkan aksesbilitas masyarakat maupun pedagang,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.