Kompleks Pasar Johar Terbakar Dua Kali dalam Lima Tahun

Kebakaran pada Sabtu (9/5) malam, merupakan kali kedua dalam kurun waktu lima tahun terakhir yang terjadi di Kompleks Pasar Johar. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Kebakaran pada Sabtu (9/5) malam, merupakan kali kedua dalam kurun waktu lima tahun terakhir yang terjadi di Kompleks Pasar Johar. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Kebakaran pada Sabtu (9/5) malam adalah kejadian kedua di kompleks Pasar Johar Semarang dalam lima tahun terakhir. Informasi yang dihimpun metrosemarang.com menyebutkan, kompleks Pasar Johar pernah terbakar pada 10 Oktober 2010 silam.

Namun bukan bangunan utama yang terbakar. Peristiwa pada Minggu malam itu terjadi di Pasar Kanjengan lantai 1. Saat itu si jago merah mengamuk sejak pukul 23.00. Kobaran api baru bisa dipadamkan Senin (11/10) pukul 04.00.

Api meluluhlantakkan seluruh kios dengan cepat menjalar ke pertokoan yang bersebelahan dengan gedung Kanjengan. Tiga ruko yang berada di Jalan Pedamaran yakni, toko plastik Roda Mas, Tunggal Jaya, distributor rokok serta satu toko yang berada di sebelah Roda Mas, ludes terbakar. Tidak ada satu pun barang yang bisa diselamatkan.

Mundur tiga tahun sebelumnya, tepatnya pada 28 November 2007, Pasar Johar bagian tengah nyaris terbakar. Pasar bisa diselamatkan setelah api yang menyala di ruang panel listrik pasar siang hari bolong itu berhasil dipadamkan petugas.

Dua kejadian tersebut disebabkan karena hubungan arus pendek. Kebakaran 2015 ini juga diduga sama penyebabnya. Informasi yang beredar, kasus hubungan arus pendek kerap terjadi di pasar yang dibangun Thomas Karsten ini.

Instalasi listrik di Pasar Johar memang sudah sangat tua karena dipasang pada 1984. Pemkot Semarang pernah melaksanakan penggantian instalasi listrik pada 2004. Namun dana dari APBD sebesar Rp 125 juta itu hanya mampu memperbaiki instalasi di Johar bagian utara. Sedangkan bagian tengah dan Selatan belum tersentuh. (byo)

You might also like

Comments are closed.