Komunitas Astronomi Pasang 4 Teleskop untuk Nonton Gerhana Bulan Total di Simpang Lima

METROSEMARANG.COM – Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS) akan memasang empat teleskop di Simpang Lima untuk mengakomodir keinginan warga yang ingin melihat fenomena Gerhana Bulan Total atau super blue blood moon, pada Rabu (31/1) besok.

“Jika biasanya kami mengajak warga menyaksikan gerhana di Taman Tabanas Gombel. Maka tahun ini digeser ke Simpang Lima,” ungkap Dwi Lestari, Koordinator HAAS, saat dikontak, Selasa sore (30/1).

Ia mengatakan pemilihan Simpang Lima sebagai lokasi pengamatan Gerhana Bulan Total lantaran menjadi titik kumpul utama warga Semarang yang beraktivitas di pusat perkotaan.

“Dipilih (pengamatan) Simpang Lima soalnya biar banyak yang datang dan lebih luas lokasinya,” kata Dwi.

Ia menyediakan tiga sampai empat teleskop supaya warga bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total tanpa dipungut biaya alias gratis. “Cuma antre (nonton gerhana) dari jam 18.30 WIB sampai 22.00 WIB malam,” jelasnya.

Ia pun menjanjikan fenomena yang istimewa saat gerhana muncul pada Rabu malam besok. Gerhana Bulan Total akan muncul di Indonesia pada Rabu 31 Januari 2018 besok. Momentum tersebut bertepatan dengan tanggal 14 Jumadil Ula 1439 Hijriyah.

Dwi memperkirakan fenomena tersebut akan memunculkan bentuk mirip bulan purnama dengan cahaya yang lama-kelamaan meredup. Kemudian, redupan cahaya berubah menjadi merah kejinga-jinggaan.

Selain Simpang Lima, pengamatan Gerhana Bulan Total juga bisa dilakukan di tempat-tempat terbuka macam Pantai Marina maupun Bukit Gombel.

Ia menyatakan proses pengamatan Gerhana Bulan Total bahkan bisa dilakukan dengan mata telanjang. “Kalau gerhana bulan masih relatif aman. Tetapi sebaiknya diusahakan memakai teleskop biar maksimal,” tuturnya.

HAAS merupakan komunitas astronomi yang dibentuk di Semarang sejak empat tahun terakhir. Mereka punya puluhan anggota penggemar benda-benda antariksa dari beragam latar belakang pendidikan. (far)

You might also like

Comments are closed.