Komunitas Kuliner Sebar Buku Panduan Tempat Makan Paling Enak di Semarang

METROSEMARANG.COM – Bagi Kulinerista yang mampir ke Semarang kini tak perlu khawatir lagi untuk memanjakan lidah Anda saat Lebaran. Pasalnya, Komunitas Kuliner Semarang yang punya member puluhan ribu orang itu baru saja meluncurkan buku panduan gratis yang berisi tempat makan paling lezat di Kota Lumpia.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Firdaus Adi Negoro, Ketua Komunitas Kuliner Semarang mengatakan, ada puluhan ribu eksemplar Majalah Kuliner yang dibagikan gratis saat Lebaran nanti atau tepat saat Festival Makanan Semarang berlangsung.

“Nah, kita sengaja menggandeng taksi Blue Bird untuk membagikan majalah tersebut. Karena kita lihat Blue Bird punya pangsa pasar sangat besar. Pemudik yang naik taksi nanti bisa sekalian baca buku panduan kuliner milik kita,” ujarnya kepada metrosemarang.com, Kamis (30/6) pagi.

Terbitan buku panduan kuliner ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya meraup hasil yang cukup bagus. Firdaus mengaku ingin menunjukan bahwa Semarang mampu berinovasi di bidang kuliner dan tidak melulu menjual bandeng presto dan makanan pada umumnya.

“Edisi pertama lalu memang habis terjual. Dan ke depan, kita akan bikin mapp potensi kuliner Semarang dengan menggandeng maskapai, hotel dan kereta api. Ini perlu kita lakukan mengingat Semarang lemah potensi alamnya, maka nantinya akan digenjot kulinernya yang punya perpaduan rasa empat budaya Arab, Eropa, Tionghoa dan Jawa,” ujarnya.

Ia mengatakan di pusat kota kini tengah bermunculan resto-resto baru dan tempat makan kecil di pinggir jalan.

Nurwijaya perwakilan Blue Bird Semarang mengaku bangga dengan capaian ini. Karena Blue Bird jadi satu-satunya taksi yang mengakomodir wisata kuliner lokal.

“Apalagi banyak penumpang kami yang sulit nyari tempat-tempat wisata kulinernya. Dengan kita bersinergi dengan Kuliner Semarang maka pengetahuan soal makanan lokal bisa diperluas,” katanya.

“Kita harapkan pula bisa mendatangkan ribuan wisatawan ke Semarang. Buku panduan ini bisa membantu warga pendatang untuk berkeliling ke destinasi kuliner lokal,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.