Kondom, Benda Paling Dibutuhkan Saat Perang Dunia II

Kondom beserta petunjuk pemakaiannya pada tahun 1813 (foto: Wikipedia)
Kondom beserta petunjuk pemakaiannya pada tahun 1813 (foto: Wikipedia)

Kondom sebagai alat kontrasepsi sudah dikenal umat manusia sejak abad ke-15. Saat itu, kondom ada yang berupa usus binatang, selaput kandung kemih, selaput ikan, dan bahan linen yang tipis. Penggunaan kondom kala itu dimaksudkan untuk mencegah penularan penyakit menular seksual dari aktivitas seksual.

Tahun 1890-an, setelah ditemukannya lateks yang berbahan baku karet, pengusaha ban ternama, Goodyear, mulai memproduksi kondom lateks.

Selama Perang Dunia II, ribuan kondom diangkut ke medan perang oleh tentara Amerika Serikat. Menariknya, kondom-kondom ini tidak digunakan untuk aktivitas seksual, melainkan untuk melindungi laras senapan dari kerusakan akibat air laut saat para tentara berenang ke pantai.

Awalnya, komandan pasukan Amerika ditanya oleh presiden Amerika Serikat saat itu, Franklin Delano Roosevelt, perlengkapan apa yang paling dibutuhkan prajurit Amerika di medan perang. Dan jawaban komandan pasukan, “Condom, Sir”. Permintaan ribuan kondom ini sempat membuat geger warga Amerika Serikat di Washington D.C. Namun akhirnya, permintaan ini pun dikabulkan dan kondom pun bertambah fungsinya. (ren)

 

You might also like

Comments are closed.