Konsumsi Daging Sapi selama Lebaran Naik 2 Ton

METROSEMARANG.COM – Konsumsi daging sapi selama perayaan Idul Fitri kemarin di Semarang naik 10 persen atau setara dua ton dibanding kondisi normal. Rusdiana, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang mengatakan, lonjakan konsumsi daging sapi itu terjadi sejak H-1 Lebaran.

Pedagang daging sapi di Pasar Bulu. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Pedagang daging sapi di Pasar Bulu. Foto: metrosemarang.com/dok

Ia menyatakan pasokan daging sapi yang masuk pada H-1 telah mencapai 30 ton ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Semarang serta 13 ton dari sentra penghasil daging di Boyolali, Magelang dan Ambarawa.

Lebih jauh, ia menjelaskan lagi bila pasokan daging sehari sebelumnya atau tepat H-2 sebanyak 22 ton daging lokal dan 18 ton daging dari luar. Lalu, H-3 sebanyak 16 ton lokal dan 10 ton daging luar. H-4 13 ton di RPH dan 6 ton daging luar. Kemudian, H-5 10 ton di RPH dan 6 ton daging luar.

“Lonjakan konsumsinya sekitar satu-dua ton sehari abis itu normal lagi,” kata Rusdiana, Selasa (12/7).

Saat ini, penjualan daging di 16 kecamatan di Semarang telah berangsur normal pada angka 7-8 ton. Ia mengaku sejauh ini tak menemukan daging glonggongan pada pemasok daging dari berbagai daerah.

“Yang ada beberapa semi basah. Tapi daging itu masih layak buat konsumsi,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.