Korban Banjir Bandang di Magelang jadi 10 Orang

METROSEMARANG.COM – Korban tewas akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Nipis Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, Sabtu (29/4) sore kemarin bertambah menjadi 10 orang. Lima korban baru ditemukan pada hari ini, Minggu (30/4).

Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Bupati Magelang Zainal Arifin saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Sambungrejo, Minggu (30/4). Foto: metrojateng.com

Pada proses pencarian yang dilakukan hari ini, petugas gabungan berhasil menemukanSiti Mardiyah (45) dan putrinya Nayla Sulistiorini (6) di Dusun Nipis Sambungrejo sekitar pukul 13.10. “Ibu dan anak ini ditemukan dalam posisi saling berpelukan,” kata Dandim 0705 Magelang Letkol Inf Hendro Purwanasari di lokasi.

Tiga korban lain yang ditemukan masing-masing Catur Deni Firmanto (35) dan putranya Fazat Zaidan Al Afkari (4) serta Pariyah (40). Korban terakhir merupakan pembantu di rumah Deni. Ketiga korban ditemukan pukul 14.00 di antara reruntuhan rumah milik Deni.

Sehari sebelumnya, petugas berhasil mengevakuasi lima korban meninggal antara lain Sutar (50), Sumisah (60), Mirah (30), Slamet (60) dan seorang balita yang merupakan putra Catur Deni dan bidan Aryanti.

Sedangkan bidan Aryanti mengalami luka berat karena tertimbun reruntuhan bangunan. Kondisi serupa juga dialami dua warga lainnya yakni Nanda (13) dan Marlan (30). Sementara itu masih ada dua orang yang belum ditemukan, Yani Marsinem (80) dan Jamilatun Mar’ah (12).

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto mengatakan, pencarian korban hilang dihentikan sementara, karena kawasan Grabag diguyur hujan deras. Seluruh alat berat yang jumlahnya 4 buah dan tim gabungan pencari ditarik untuk melanjutkan evakuasi pada Senin (1/5) besok.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang memantau langsung proses evakuasi di Desa Sambungrejo meminta agar warga yang tidak berkepentingan untuk menjauh dari lokasi. “Kita hanya khawatir kalau ada banjir susulan lagi karena cuaca yang kurang bagus,” katanya.

Dia juga mengapresiasi penanganan yang dilakukan Pemkab Magelang. “Sejak kejadian Pak Bupati sudah terus melakukan koordinasi dengan kita, jadi kita sudah mengikuti perkembangannya sejak kemarin. Penanganan semuanya sudah sesuai SOP,” ujarnya. (metrojateng.com/MJ-24)

You might also like

Comments are closed.