Korban Longsor di Menjangan Asri Tunggu Bantuan Pemerintah

Longsor yang terjadi di Perum Bukit Menjangan Asri mengakibatkan delapan rumah rusak. Warga berharap pemerintah memberikan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Longsor yang terjadi di Perum Bukit Menjangan Asri mengakibatkan delapan rumah rusak. Warga berharap pemerintah memberikan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Warga Perum Bukit Menjangan Asri RT 13 RW 2 Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan yang terkena longsor berharap ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan rumah mereka. Warga juga masih was-was jika sewaktu-waktu terjadi longsor susulan.

Salah seorang warga, Iswanto (74) berharap ada perhatian dari Pemkot Semarang untuk membantu para korban. Menurut dia, sampai saat ini belum ada bantuan untuk memperbaiki kerusakan parah yang menimpa rumahnya.

“Ya, harapannya, ada bantuan dari pemerintah. Soalnya, di sini itu perumahan tipe kecil dan penghuninya berpenghasilan sederhana,” ungkap Iswanto kepada metrosemarang.com, Selasa (5/5).

Dia menambahkan, bencana tanah longsor itu sudah kali kelima yang dialami warga perumahan tipe 21/60 tersebut. Pihak pengembang sendiri tidak dapat berbuat banyak atas kerusakan parah tersebut. Pihak Kelurahan Kalipancur telah memberikan bantuan sederhana berupa nasi bungkus dan beberapa sembako, seperti gula, mie instan, dan minyak goreng kepada para korban.

Sementara Polsek Ngaliyan sudah melakukan pendataan rumah yang mengalami kerusakan akibat longsor yang terjadi dinihari tadi. Koramil Ngaliyan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga membantu mengevakuasi barang-barang berharga para korban. Kerugian sementara ini diperkirakan mencapai ratusan juta. Hingga berita ini diterbitkan Pemkot Semarang belum datang ke lokasi bencana.

Seperti diberitakan, delapan rumah warga mengalami kerusakan akibat musibah ini dan empat di antaranya rusak parah karena terkena longsoran batu. Longsor kali pertama terjadi di rumah Andi Nugroho, sekitar pukul 00.15 dan merembet ke beberapa rumah terletak berdekatan. (ans)

You might also like

Comments are closed.