Korupsi Kolam Retensi, Kejati Tahan Pejabat Dinas PSDA

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG –  Rosyid Husodo, tersangka kasus korupsi pembangunan kolam retensi Muktiharjo Kidul 2014 akhirnya ditahan penyidik Kejati Jateng, Kamis (27/8) siang. Kepala Bidang Sumber Daya Energi & Geologi Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Semarang itu ditahan setelah sempat menjalani pemeriksaan sebelumnya.

Dalam kasus tersebut, Rosyid bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen. Ia akan ditahan 20 hari kedepan untuk kepentingan penyidikan. “Untuk mempermudah penyidikan. Ditahan 20 hari ke depan,” kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Johny Manurung.

Sebelumnya, penyidik juga telah menahan tersangka lain yang juga Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral Kota Semarang Nugroho Joko Purwanto serta tiga tersangka dari perusahaan rekanan.

Mereka yakni Komisaris PT Harmony International Tri Budi Purwanto, Direktur Utama PT Harmony International Handawati Utomo, dan Direktur Utama CV Prima Design Tyas Sapto Nugroho.

Seperti yang diketahui, proyek kolam retensi tersebut dilaksanakan tahun 2014 lalu dengan anggaran Rp 33,722 miliar. Penyidik menemukan bukti tentang adanya penyimpangan dengan dugaan kerugian negara hingga 4,7 miliar. Sementara PT Harmony merupakan kontraktor pelaksana proyek senilai Rp 34,9 miliar tersebut, dan CV Prima Design merupakan konsultan pelaksana. (yas)

You might also like

Comments are closed.