Kota Lama Harus Penuhi Syarat Ini Jika Ingin jadi World Heritage

METROSEMARANG.COM – Kota Lama Semarang diminta harus memiliki sesuatu yang unik agar lebih unggul dibanding kota-kota tua lainnya di dunia sehingga dipastikan bisa menjadi world heritage atau warisan dunia. Proses sebagai world heritage tersebut diperkirakan butuh waktu sekitar 10 tahun.

Kota Lama harus menunggu hingga 10 tahun sebelum ditetapkan sebagai world heritage. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Prosesnya yang mengajukan bukan dari Pemkot Semarang, tapi nanti dibantu oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat dosiernya kemudian dikirim ke Unesco. Jika Unesco merasa ada yang kurang dikembalikan lagi, prosesnya begitu terus sampai dinyatakan bisa ditetapkan sebagai world heritage,’’ kata Konsultan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kunto Wijayanto, usai jadi pembicara pada kegiatan Bappeda Kota Semarang, Kamis (6/4).

Menurutnya, Kota Lama Semarang tidak memiliki master piece dibanding kota-kota tua lainnya di dunia. Jika dilihat dari asetnya masih banyak kota tua lainnya yang asetnya lebih meyakinkan untuk menjadi world heritage. Di Indonesia sendiri yang masuk tentative list atau daftar sementara world heritage juga banyak sekali tidak hanya Kota Lama Semarang, seperti ada Toraja dan Sawah Lunto.

Karenanya, dalam penyusunan dossier dokumen kelengkapkan sebagai world heritage, Kota Lama Semarang diharapkan dilihat dalam konteks yang lebih besar. Yaitu, dalam sejarahnya kota lama tercatat sebagai bagian dari kegiatan perdagangan dunia, khususnya perdagangan gula.

‘’Mungkin salah satunya melihat Kota Lama Semarang dalam kegiatan perdagangan atau jalur rempah. Nah kota-kota lainnya yang berkaitan mungkin bisa diajak bersama-sama untuk mengajukan sebagai world heritage. Karena kalau dilihat dari aset banyak kota di dunia yang lebih bagus dari Semarang,’’ terangnya.

Dengan mengangkat tema Perdagangan Gula dalam penyusunan dossier ia yakin kota lama Semarang sangat mungkin ditetapkan menjadi wolrd heritage. Karena kebetulan sejarah gula itu menjadi milik dunia sehingga Unesco bisa dengan alasan itu menetapkan Kota Lama sebagai world heritage.

‘’Jadi kalau hanya mengandalkan aset mungkin tidak bisa. Pemerintah juga dituntut untuk melakukan perbandingan dengan asset-aset lainya dan harus bisa bilang aset saya yang paling oke,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.